Bukan Sehari Dua Hari, Banjir di Jombang Merendam Hingga 15 Hari

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 22 Feb 2021 19:33 WIB
banjir di jombang
Banjir di Jombang memaksa warga menggotong keranda melewati genangan (Foto: Tangkapan layar)
Jombang -

Banjir akibat jebolnya tanggul 3 sungai melanda sebagian wilayah Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang selama 15 hari. Banjir Jombang tersebut kini telah surut sehingga para pengungsi bisa pulang ke rumah masing-masing.

Banjir pertama terjadi pada Kamis (4/2) malam. Pusdalops BPBD Jombang menyebut, banjir akibat jebolnya tanggul Avour Besuk di tiga titik. Yakni satu titik di Desa Gondang Manis dan dua titik di Desa Brangkal.

Setidaknya 4 desa terendam banjir hari pertama. Yakni Desa Gondang Manis, Bandar Kedungmulyo, Banjarsari dan Pucangsimo. Bukannya surut, banjir semakin parah dan meluas ke dua desa lainnya pada Sabtu (6/2).

Yakni ke Desa Brangkal dan Brodot. Ketinggian air paling parah sempat mencapai 2 meter. Sehingga memaksa 6.882 warga mengungsi ke tempat-tempat pengungsian dan rumah kerabat mereka.

Pada hari kedelapan, Kamis (11/2) banjir di Jombang mulai surut. Namun masih ada 4 desa yang dikepung banjir. Yaitu Desa Bandar Kedungmulyo, Pucangsimo, Banjarsari dan Brangkal. Ketinggian air 10-150 cm.

Sebanyak 1.032 pengungsi bertahan di tenda-tenda darurat di tanggul Sungai Brantas Desa Bandar Kedungmulyo, SDN Bandar Kedungmulyo 2, balai Desa Gondang Manis, serta di balai RW 14 dan 11 Desa Pucangsimo.

Sempat surut pada Sabtu (13/2) hingga Minggu (14/2) pagi, banjir susulan kembali datang melanda 4 desa pada Minggu malam. Sehingga memaksa 636 warga kembali mengungsi. Yaitu di Desa Bandar Kedungmulyo, Pucangsimo, Banjarsari dan Brangkal. Banjir akhirnya surut total pada Sabtu (20/2).

"Saya mengungsi di tanggul (tenda darurat di tanggul Sungai Brantas) bersama dua anak dan istri dan dua orang tua, total selama 15 hari. Pulang Sabtu kemarin (20/2) karena sudah surut," kata Ikhwan (43), korban banjir warga Desa Bandar Kedungmulyo, Senin (22/2/2021).

Banjir di Jombang selama 15 hari itu akibat jebolnya tanggul tiga sungai. Yakni Sungai Konto Kediri, Avour Besuk dan Avour Mekikis. Saat ini pemerintah berpacu dengan waktu memperbaiki tanggul-tanggul yang jebol untuk mencegah banjir susulan.

Tanggul Sungai Konto yang jebol telah selesai dibenahi. Begitu juga titik jebol tanggul Avour Besuk di Desa Bandar Kedungmulyo dan tanggul Avour Mekikis sepanjang 100 meter.

"Tanggul Avour Besuk di Prayungan, Desa Gondang Manis dan dua titik jebol di Desa Brangkal dalam proses perbaikan," terang Camat Bandar Kedungmulyo Mahmudi.

(iwd/iwd)