Bandara Banyuwangi Kembali Ditutup, Empat Maskapai Batalkan Penerbangan

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 20 Feb 2021 19:13 WIB
Bandara Banyuwangi kembali ditutup sementara karena ada abu vulkanik erupsi Gunung Raung. Beberapa penerbangan dibatalkan.
Foto file: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Sebanyak 4 penerbangan di Bandara Banyuwangi dibatalkan, seiring dengan keluarnya NOTAM penutupan sementara bandara, imbas abu vulkanik dampak erupsi Gunung Raung. Seluruhnya dari maskapai Citilink.

Penutupan sementara Bandara Banyuwangi dilakukan sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB pada Sabtu, (20/2/2021).

Eksekutif General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II KC Bandara Banyuwangi, Cin Asmoro membenarkan penutupan sementara bandara ini.

"Memang benar tadi ditutup hingga operating hours kita, yakni sampai jam 16.00 WIB," ujarnya kepada detikcom.

Dampaknya, ada sebanyak 4 penerbangan yang batal. Di antaranya Banyuwangi-Denpasar, Denpasar-Banyuwangi, Surabaya-Banyuwangi dan Banyuwangi-Surabaya.

"Semua penerbangan itu dari maskapai Citilink," tambahnya.

Diakui Cin, penutupan sementara bandara itu dilakukan, setelah hasil observasi yang dilakukan oleh pihaknya, bahwa ada semburan abu vulkanik tipis dari Gunung Raung erupsi. Hal tersebut kemudian dilaporkan ke Otoritas bandara wilayah III Surabaya, sehingga keluar NOTAM penutupan sementara itu.

"Kami mohon maaf jika banyak penumpang yang belum bisa terlayani. Ini demi kesemalatan bersama," pungkasnya.

Sementara itu, data dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan tinggi 1000 m di atas puncak kawah. Abu tidak menerus, mengarah ke Timur.

Tremor Harmonik terjadi 8 kali dengan Amplitudo 4-17 mm dan Durasi 64-178 detik.Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 1-5 mm (dominan 1 mm).

(fat/fat)