Rawan Longsor Susulan, Tim Darurat Bencana Nganjuk Imbau Warga Waspada

Sugeng Harianto - detikNews
Sabtu, 20 Feb 2021 14:11 WIB
Longsor di Nganjuk Tewaskan 2 Orang, 18 Terluka Dan 21 Orang Hilang
Lokasi longsor di Nganjuk (Foto file: Sugeng Harianto/detikcom)
Nganjuk -

BPBD Jatim menerjunkan tim mitigasi bencana di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Nganjuk pada Rabu (17/2) lalu. Tim ini melakukan survei geologi, survei seismik, dan survei (foto) udara. Diperoleh hasil bahwa kondisi tanah secara umum di wilayah tersebut sangat labil dan rentan terjadi longsor susulan.

Tim Penanggulangan Bencana Nganjuk Dandim 0810, Letkol Inf. Georgius Luky Ariesta mengatakan telah mengimbau warga untuk waspada terjadi longsor susulan. Dengan menempelkan baner di sekitar lokasi longsor.

"Kita buatkan baner peringatan di lokasi retakan, karena tak jauh dari jalan raya desa," papar Luky saat dikonfirmasi detikcom Sabtu (20/2/2021).

Luky menambahkan, ada retakan baru yang berjarak sekitar 1 KM dari lokasi longsor Nganjuk. Namun lokasi perbatasan desa dan sudah masuk Dusun Dolopo Desa Kepel, Kecamatan Ngetos.

"Jarak (Retakan baru) sebenarnya hanya di atasnya longsor Dusun Selopuro. Tapi lokasi retakan sudah masuk Dusun Dolopo Desa kepel, jadi perbatasan," tandasnya.

Dia menambahkan lokasi retakan tanah itu, muncul sehari pasca terjadinya longsor di Nganjuk. Retakan itu, lanjut Luky, berjarak sekitar 1 KM di atas lokasi longsor dengan panjang retakan sekitar 50 meter.

Tonton juga Video: Dua Orang Korban Longsor di Nganjuk Ditemukan

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)