Ini Cara Menjaga Gizi Bagi Penyintas Kanker Saat Pandemi COVID-19

Esti Widiyana - detikNews
Sabtu, 20 Feb 2021 09:04 WIB
dokter ahli gizi dari AHCC RS Adi Husada Undaan Wetan, Elda Puspa SSt
Dokter Gizi AHCC RS Adi Husada Undaan Wetan, Elda Puspa (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Saat pandemi COVID-19, penderita dan penyintas kanker diminta lebih waspada pada virus baru ini. Pasalnya, mereka memiliki imunitas lebih rendah karena penyakit dan pengobatan kanker yang sedang dijalani.

Oleh itu, penderita dan penyintas kanker diimbau menjaga kebugaran dan tetap menjaga kekebalan tubuh. Caranya dengan mengubah pola makan menjadi pola makan sehat.

Adapun beberapa tips bagi penderita dan penyintas kanker untuk membuat menu makanan sehat sendiri di rumah. Tips ini disampaikan dokter gizi dari AHCC RS Adi Husada Undaan Wetan, Elda Puspa SSt.

"Menjaga imunitas pasien kanker dimasa pandemi ini bisa dilakukan dengan olahraga dan mengubah pola makan ke pola makan sehat," kata Elda saat dikonfirmasi, Sabtu (20/2/2021).

Elda juga membagikan tips menjaga kondisi penyintas kanker tetap sehat dan fit di masa pandemi ini. Penderita kanker yang sudah menjalani radiasi tidak boleh putus atau terlewatkan.

"Karena pasien kanker harus menjaga kondisinya agar tidak terjadi malnutrisi. Kalau sudah malnutrisi imunnya akan makin rentan di pandemi ini," jelasnya.

Untuk menjaga kebugaran dan imunitas tubuh, caranya dengan mengubah pola makan. "Pola makan harus memperbanyak asupan buah, sayur dan biji-bijian, kurangi asupan lemak hingga kurang dari 30 persen kalori," ujarnya.

Selain itu, meminimalkan asupan makanan yang mengandung bahan pengawet, diasinkan dan diasapi. Raih dan pertahankan berat badan yang sehat untuk menjaga imun.

"Buah dan sayur sangat baik untuk menjaga imunitas, karena memiliki kandungan fitokimia antioksidan yang bersifat anti kanker," pungkasnya.

Fitokimia sendiri merupakan senyawa alami yang ditemukan pada tumbuhan dan memiliki manfaat kesehatan. Sayur yang kaya akan fitokimia contohnya, brokoli, kembang kol, kubis, kecambah brussel dan buah berjenis berry-berry-an.

(fat/fat)