Inisiator Donor Plasma Konvalesen, Wali Kota Whisnu Raih Penghargaan PMI

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 16 Feb 2021 18:35 WIB
Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mendapat penghargaan dari Menko PMK Muhadjir Effendy
Foto: Esti Widiyana
Surabaya -

Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mendapat penghargaan dari Menko PMK Muhadjir Effendy. Itu lantaran jadi inisiator penggerak wani donor plasma konvalesen. Dan akhirnya Kota Pahlawan menjadi pendonor plasma konvalesen terbanyak tingkat nasional.

Whisnu berharap, ada tindak lanjut pemerintah pusat terkait keterbatasan stok kantong plasma konvalesen. Sebab, animo penyintas COVID-19 untuk mendonorkan plasma konvalesennya sangat tinggi.

"Penyintas di Surabaya semangat. Antrean sudah banyak. ASN kemarin yang dites terus ngantor. Kita masih nunggu waktu karena kantong terbatas. Kita harapkan ada tindakan pusat soal bantuan kantong. Bantuan alat akan lebih masif ajakannya," kata Whisnu di UTD PMI Surabaya Jalan Embong Ploso, Selasa (16/2/2021).

Untuk stok plasma konvalesen di PMI Surabaya, Whisnu tidak bisa mengatakan aman. Pasalnya, masih ada 37 antrean yang belum terlayani.

"Masih proses. Kantong juga proses. Nggak bisa kayak tiap hari. 25 Atau 30 orang per hari. Dibatasi," jelasnya.

Ia pun meminta kepada pemerintah pusat untuk membantu permasalahan kelangkaan kantong plasma. Sehingga donor plasma konvalesen untuk pasien COVID-19 bisa terlaksana dengan maksimal.

"Kalau yang pesan (kantong plasma) itu negara kemungkinan bisa ditangani lebih cepat," ujarnya.

Sementara di Kota Surabaya ada 4 unit alat donor plasma konvalesen. Namun yang berfungsi hanya 2 unit karena terbatasnya ketersediaan kantong plasma.

"Termasuk kesulitan alat, distributor cuma 1 dari Jepang kalo tidak salah. Alat di Surabaya sudah ada 4 dan yang bisa dipake itu 2," pungkasnya.

(fat/fat)