4.000 Pengunjung Padati KBS di Hari Terakhir Long Weekend Imlek

Esti Widiyana - detikNews
Minggu, 14 Feb 2021 13:54 WIB
kebun binatang surabaya
Wahana memberi makan satwa (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya - Selama long weekend, libur perayaan Tahun Baru Imlek dan akhir pekan Valentine banyak warga memilih menghabiskan waktu ke tempat wisata. Salah satunya di di Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Puncak long wekeend di KBS sendiri ada pada hari ini, Minggu (14/2/2021). Pengunjung yang datang diprediksi mencapai 4.000 lebih.

"Hari ini kelihatannya lebih rame. Siang ini sudah sekitar 3.000, sore 4.000 lebih dikit kalau nggak hujan," kata Humas KBS Agus Supangkat kepada detikcom, Miggu (14/2/2021).

Meski hari ini diprediksi ada 4.000 lebih pengunjung, namun tidak sampai membludak sehingga menimbulkan kerumunan. Sebab, batas kuota hari ini ada 5.000 pengunjung dan belum mencapai itu.

Pada saat perayaan Imlek, KBS hanya mendapat kunjungan 1.902 pengunjung karena kondisi sedang hujan. Hari berikutnya, Sabtu (13/2) ada 1.730 pengunjung.

"Ditambah hari ini yang diperkirakan ada 4.000 lebih pengunjung. Total kurang lebih ada 7.000 pengunjung selama long weekend," ujarnya.

Kini, hampir semua wahana di KBS sudah dibuka kembali. Kecuali kolam renang saja. Karena masih pandemi dan mengindari penularan dari droplet, maka kolam renang masih belum dibuka.

"Spot yang dibuka wahana aquarium, tunggang gajah, kidz zoo, tunggang unta, animal edutainment, pertunjukan aneka satwa, feeding time satwa (unta, gajah, komodo). Kalau hari biasa feeding time satwa gajah, monyet ekor panjang dan kidz zoo," jelasnya.

Untuk protokol kesehatan sendiri dipatuhi oleh pengunjung. Tim keeper KBS sendiri senantiasa memperingatkan protokol kesehatan kepada pengunjung.

"Ketika masuk, pengunjung harus melewati tes suhu badan, kalau di atas 37,5⁰ kami sudah siapkan ruang isolasi medis. Kalau sudah lolos saat masuk KBS harus melewati penyemprotan disinfektan dan di dalam kita imbau berulang-berulang untuk tetap pakai masker, jaga jarak, menghindari kerumunan dan cuci tangan sesering mungkin," pungkasnya. (iwd/iwd)