Berkah Banjir Lahar Gunung Semeru Bagi Penambang Pasir dan Batu di Lumajang

Nurhadi Wicaksono - detikNews
Minggu, 14 Feb 2021 10:22 WIB
gunung semeru
Penambang dapat berkah lahar hujan Gunung Semeru (Foto: Nurhadi Wicaksono)
Lumajang -

Banjir lahar Gunung Semeru selain mengakibatkan bencana, juga membawa berkah bagi para penambang pasir dan batu di sejumlah Daerah Aliran Sungai di Lumajang. Material vulkanis berupa pasir dan batu yang terbawa arus banjir lahar hujan menjadi nilai ekonomis bagi warga yang bekerja sebagai penambang.

Dari pantauan detikcom, warga Desa Sumber wuluh, Candipuro, Lumajang yang bekerja sebagai penambang beramai-ramai mendatangi Sungai Renteng desa untuk melakukan aktivitas penambangan pasir dan batu.

Dengan membawa peralatan seperti sekop, linggis, dan palu, para penambang mengumpulkan pasir dan batu di sungai tersebut. Pasir dan batu yang sudah terkumpul selanjutnya dinaikkan ke atas truk.

Karena pasir yang berlimpah, dalam satu hari, penambang bisa mengumpulkan 4-5 truk pasir. Sebelum ada banjir lahar, penambang hanya bisa mendapatkan 1-2 truk saja.

gunung semeruTruk penambang pasir (Foto: Nurhadi Wicaksono)

"Setelah banjir lahar dari Gunung Semeru, pasir dan batunya melimpah di Sungai Renteng. Satu hari bisa dapat 4-5 truk, kalau gak ada banjir 1-2 saja " ujar Nur Hasan, salah satu penambang kepada detikcom Minggu (14/2/2021).

"Material pasir dan batunya banyak setelah banjir lahar Gunung Semeru. Ya berkah buat penambang," ujar Satukan, penambang pasir lain.

Meski demikian, pekerjaan para penambang bukan tanpa risiko. Banjir lahar hujan Gunung Semeru yang tiba-tiba datang menjadi suatu yang harus mereka waspadai. Jika tidak ekstra hati-hati, kendaraan atau bahkan para penambang sendiri dapat terseret banjir lahar Gunung Semeru.

BPBD Lumajang mengimbau kepada para penambang pasir dan batu untuk meninggalkan lokasi pertambangan jika kondisi hujan karena dikhawatirkan terjadi banjir lahar hujan Gunung Semeru.

"BPBD mengimbau kepada para penambang pasir untuk tetap waspada dan hati hati. Kalau cuaca mendung dan mulai hujan segera minggir dulu jangan menambang karena dikhawatirkan terjadi banjir lahar Gunung Semeru," ujar Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang Wawan Hadi Siswoyo.

Selain sungai Renteng, Daerah Aliran Sungai yang dialiri banjir lahar hujan Gunung Semeru yakni sungai Curah Kobokan, Leprak, Glidik, dan Besuk Sat.

(iwd/iwd)