Derita Pengungsi Imbas Banjir 8 Hari Tak Kunjung Surut di Jombang

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kamis, 11 Feb 2021 17:35 WIB
banjir di jombang
Pengungsi yang tinggal di tanggul Kali Brantas (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang - Banjir di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang yang tak kunjung surut selama 8 hari terakhir membawa kesengsaraan bagi para pengungsi. Selain kehilangan harta benda, mereka juga harus bertahan di tempat pengungsian yang panas saat siang hari dan banyak nyamuk pada malam hari.

Data yang dirilis Pemerintah Kecamatan Bandar Kedungmulyo, hari ini banjir masih mengepung 10 dusun di 4 desa. Yaitu 5 dusun di Desa Bandar Kedungmulyo dengan ketinggian banjir 10-150 cm, 1 dusun di Desa Pucangsimo 20-30 cm, 1 dusun di Desa Banjarsari 10-20 cm, serta 3 dusun di Desa Brangkal 30-40 cm.

Sebanyak 1.032 jiwa masih bertahan di tempat-tempat pengungsian. Ribuan korban banjir itu mengungsi di tanggul Sungai Brantas Desa Bandar Kedungmulyo, SDN Bandar Kedungmulyo 2, balai Desa Gondang Manis, balai RW 14 dan 11 Desa Pucangsimo, serta di rumah-rumah kerabat mereka.

Banjir yang tak kunjung surut sejak Kamis (4/2) malam, tentu saja membuat para pengungsi semakin sengsara. Seperti yang dirasakan Maya Saroh (38), korban banjir asal Dusun Kedunggabus, Desa Bandar Kedungmulyo.

banjir di jombangBanjir di permukiman warga yang belum surut (Foto: Enggran Eko Budianto)

Selama ini, dia mengungsi di tanggul Sungai Brantas bersama ibu, bapak, adik, suami dan dua anaknya. Tenda dari terpal dan karpet lantai seadanya menjadi tempat Saroh berteduh bersama keluarganya.

"Rasanya sedih, di sini panas kalau siang. Kalau malam banyak nyamuk. Makanya kami ingin cepat-cepat pulang," kata Saroh kepada wartawan di tempat pengungsian, Kamis (11/2/2021).

Sama dengan ribuan korban banjir lainnya, ibu dua anak ini belum bisa pulang. Karena tempat tinggalnya masih terendam banjir. Dia juga harus merelakan harta benda yang dia tinggalkan di rumah.

Selanjutnya
Halaman
1 2