Khofifah Cek Kampung Tangguh Jelang PPKM Mikro Madiun Raya

Khofifah Cek Kampung Tangguh Jelang PPKM Mikro Madiun Raya

Sugeng Harianto - detikNews
Minggu, 07 Feb 2021 16:49 WIB
Jelang PPKM Mikro Madiun Raya, Gubernur Khofifah Cek Kampung Tangguh
Gubernur Khofifah pantau kampung tangguh (Foto: Sugeng Harianto/detikcom)

"Inovasi ini sesuai dengan rekomendasi WHO bahwa penanganan COVID-19 harus dapat melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Kampung Tangguh dapat berbasis RT, RW, kelurahan maupun desa," jelasnya

"Kampung Tangguh yang sudah ada di Jatim ini tentunya adalah suatu bentuk kearifan lokal yang akan membantu masyarakat melaksanakan edukasi protokol kesehatan COVID-19," imbuh Khofifah.

Ditambahkan Khofifah, kebersamaan dalam pelaksanaan kampung tangguh juga akan menciptakan empathy building dan social bonding dalam pelaksanaan PPKM Mikro serta untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.

"Untuk diketahui, per tanggal 07 Februari 2021, jumlah Kampung Tangguh yang ada di Jawa Timur mencapai 3.160 dan terus akan bertambah," tandasnya.

Sementara Bupati Madiun H Ahmad Dawami, mengaku siap melakukan PPKM Mikro Madiun Raya dengan adanya posko hingga setiap desa dan RT. Warga Madiun bisa tetap menjalankan roda perekonomian meski penerapan One Gate System di setiap desa kelurahan.

"Kita tidak memutus roda ekonomi masyarakat. Karena meskipun ada penerapan satu pintu masuk desa itu merupakan untuk memonitoring kegiatan warga. Jualan sayur boleh asalkan tetapkan protokol kesehatan. Jadi saya harap masyarakat Madiun tidak salah paham mengartikan one gate system," terang Kaji Mbing sapaan akrab Bupati Madiun.

Pantauan detikcom dalam peninjauan kampung tangguh rombongan Gubernur bersama Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen Suharyanto serta Bupati Madiun dan Kapolres, menyebarkan bibit ikan. Bibit ikan di sebar di kolam kampung tangguh sebagai ketahanan pangan.


(fat/fat)