Isu Iuran DPP ke Daerah, Demokrat Pacitan: Kami Ndak Pernah Keluar Uang

Purwo Sumodiharjo - detikNews
Jumat, 05 Feb 2021 17:36 WIB
Ketua DPC PD Kabupaten Pacitan Indartato
Ketua DPC PD Kabupaten Pacitan Indartato (Foto: Purwo Sumodiharjo)
Pacitan -

Mantan kader Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul menyebut adanya permintaan iuran saat DPP berkunjung ke daerah. Namun menurut DPC PD Pacitan, hal itu dipastikan tidak terjadi di Kota 1001 Gua.

"Selama saya jadi Ketua DPC itu belum pernah dibebankan anggaran ke daerah," kata Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pacitan Indartato kepada detikcom, Jumat (5/2/2021).

Memang selama ini pihak DPP beberapa kali melakukan kunjungan ke Pacitan. Namun seluruh biaya ditanggung pihak pusat. DPC sendiri hanya ketempatan saja.

Di sisi lain kemampuan anggaran yang dimiliki DPC juga sangat terbatas. Dana yang ada hanya mengandalkan bantuan partai berasal dari APBD. Bantuan serupa juga diterima parpol lain.

"Kalau DPP ada kegiatan di Pacitan, kami ndak pernah mengeluarkan uang. Itu yang saya alami," tambah Pak In.

Bahkan saat perhelatan pilkada, pasangan calon bupati dan calon wakil bupati tidak dikenakan biaya oleh partai. Hal itu bahkan dialami sendiri oleh Indartato yang menjabat bupati dua periode.

Sedangkan kebutuhan operasional selama tahapan pendaftaran berlangsung ditanggung pihak DPC. Dengan begitu calon tidak dikenakan biaya sepeser pun.

"Saya nyalon dua kali sama sekali ndak (kena biaya). Yang barusan juga ndak ada pembicaraan ke sana," terangnya.

Soal isu adanya iming-iming dana Rp 100 juta untuk gerakan mengudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Indartato juga mengaku tidak pernah mendapat tawaran. Pun hal itu mustahil terjadi di wilayah yang dipimpinnya.

Salah satu alasannya, karena SBY sebagai pendiri Demokrat merupakan putra daerah Pacitan. Sehingga dapat dipastikan pendukungnya loyal pada kepemimpinan AHY.

"Kalau Pacitan kan ndak mungkin. Karena Pak SBY dari Pacitan sehingga orang-orangnya tetap loyal pada beliau," pungkas Indartato.

(iwd/iwd)