Seorang Nenek dan Cucu yang Terseret Banjir di Pasuruan Ditemukan Meninggal

Muhajir Arifin - detikNews
Kamis, 04 Feb 2021 11:33 WIB
Nenek dan Cucu yang Terseret Banjir di Pasuruan Ditemukan
Jenazah nenek dan cucu yang terseret banjir ditemukan (Foto: Istimewa)
Pasuruan - Banjir menerjang Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol menyebabkan dua orang, nenek dan cucunya hilang terserat arus. Kini, keduanya ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia.

Peristiwa terjadi saat Sungai Kepulungan meluap sekitar pukul 17.30 WIB. Luapan sungai menerjang Dusun Kepulungan Dua dan memporakporandakan permukiman.

"Dua warga hanyut, nenek dan cucunya sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Rifto Himawan, Kamis (4/2/2021).

Menurut Rofiq, korban bernama Susmianti (65) dan cucunya Nanda Yenny Sekar Arum (18) warga Dusun Genuk Watu ditemukan di Sungai Tempel di titik berbeda. Susmianti ditemukan radius 1 KM dari rumahnya sekitar pukul 07.00 WIB, sedangkan Nanda ditemukan di radius 5 KM 30 menit kemudian.

"Pencarian dini hari hingga pukul 02.00 WIB, kemudian tadi pagi dilanjutkan dan akhirnya tim berhasil menemukan," terangnya.

Rumah korban, sebut Rofiq, berada di tepi irigasi sawah. Saat air bah menerjang, mereka terseret.

"Rumah mereka ada di sekitar irigasi sawah, ada luapan sungai jadi terbawa arus, air seperti air tumpah," jelasnya.

Sebelumnya, banjir di Pasuruan menerjang Desa Kepulungan, terjadi saat Sungai Kambeng meluap sekitar pukul 17.30 WIB, Rabu (3/2). Camat Gempol Nur Kholis menyebut rumah hancur rusak berat. Sejumlah warga terbawa arus dan 2 di antaranya hilang.

Warga bersama personel dari BPBD Kabupaten Pasuruan, TNI hingga Polri melakukan pencarian 2 hingga akhirnya ditemukan Kamis pagi. Puluhan petugas juga melakukan evakuasi dan pembersihan material bangunan rumah yang rusak dengan alat berat. (fat/fat)