Berburu Ikan Dengan Senapan, Hobi Baru Ngetren di Pesisir Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 31 Jan 2021 08:15 WIB
Hobi Baru Ngetren di Pesisir Banyuwangi, Berburu Ikan dengan Senapan
Berburu ikan dengan senapan (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi -

Mendapat ikan di laut biasanya dengan jala ataupun pancing. Di Banyuwangi, sedang ngetren saat ini menembak ikan dengan senapan. Nggak kalah seru dari aktivitas memancing, berburu ikan dengan senapan ini mulai banyak digandrungi oleh warga Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Layaknya seorang penembak jitu, para sniper ikan ini membidik target yang sedang berenang di antara karang. Uniknya, mereka tak menyelam saat menembak ikan. Mereka tetap di pinggir muara, sambil melihat lalu lalang ikan yang ada di bawah air.

Berburu ikan dengan senapan ini terbilang cukup sulit. Selain dibutuhkan akurasi tinggi, juga harus mempertimbangkan kedalaman air dan juga embusan angin. Selain itu, berburu hanya dapat dilakukan di perairan yang dangkal. Ini karena, tekanan dari senapan angin hanya mampu menembus air dengan kedalaman air maksimal 1 meter saja.

Lokasi berburu yang ramai dilakukan di Plengsengan, Kelurahan Mandar, Kecamatan Banyuwangi. Tidak semua spot di pesisir Banyuwangi menjadi taman bermain ikan. Di lokasi itu, terdapat paling sedikit ada 5 pemburu yang menenteng senapan angin.

"Nggak mesti dapatnya. Sekali berburu dalam kurun 5 jam itu paling tidak dapat 13 ekor ikan. Mungkin kalau ditotal bobot sekitaran 5 kg-an," kata Imron (30), warga lingkungan Keramat, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, Minggu (31/1/2021).

Hasil perburuan tersebut, rata-rata digunakan untuk tambahan lauk-pauk konsumsi sehari-hari. Namun bila dijual, biasanya dihargai antara Rp 15 - 25 ribu/kg. Tergantung jenis ikan yang diperoleh.

Hampir setiap hari, Imron bersama para sniper ikan lainnya melakukan perburuan di wilayah plengsengan Kampung Mandar Banyuwangi. Lokasi ini menjadi salah satu spot paling favorit untuk berburu. Selain airnya dangkal juga banyak aneka ikan yang hidup di wilayah perairan payau tersebut.

"Mulai siang sampai sore banyak yang memancing atau menembak ikan di sini. Antara pemancing dan sniper punya tempat sendiri-sendiri. Kami saling memahami satu sama lain," ungkap Imron.

Selanjutnya
Halaman
1 2