Dokter di Surabaya Akan Divaksin Secara Massal 31 Januari

Esti Widiyana - detikNews
Jumat, 29 Jan 2021 20:03 WIB
Ketua IDI Surabaya, dr Brahmana Askandar
Ketua IDI Surabaya dr Brahmana Askandar (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 nakes di Surabaya masih terus dilakukan. Namun ada beberapa dokter yang belum mendapat vaksinasi karena gangguan teknis SMS blast dari pusat.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya dr Brahmana Askandar mengatakan dokter di Kota Pahlawan yang belun mendapat vaksin sinovac akan dilakukan secara massal. Agar semua nakes terutama dokter bisa segera menuntaskan vaksinasi.

"Nakes di Kota Surabaya ada vaksinasi massal, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan pada hari Minggu (31/1/2021) lusa yang akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan," kata Brahmana kepada wartawan di Balai Kota Surabaya, Jumat (29/1/2021).

Brahmana menjelaskan beberapa dokter pada sistem IT belum tercatat. Untuk itu Dinkes Surabaya akan menfasilitasi agar divaksin.

"Dengan syarat membuktikan bahwa dia dokter. Jadi tidak perlu e-tiket dan lain-lain. Sehingga itu memudahkan, karena banyak tenaga dokter yang masih kesulitan, belum dapat SMS dan lain-lain," jelasnya.

IDI Surabaya pun berterima kasih kepada dinkes yang sudah memberikan jalan keluar saat terdapat kendala IT. Untuk mendapatkan vaksin dari Pemkot Surabaya tanpa e-tiket pun sangat mudah bagi dokter.

"Jadi cukup menyatakan dia dokter dengan ada daftar dari IDI, maka diberikan vaksinasi tanpa harus menunggu SMS dan lain-lain," ujarnya.

Namun, Brahmana masih belum bisa memastikan berapa jumlah dokter yang akan divaksin pada Minggu (31/1) lusa. Namun untuk jumlah anggota IDI Surabaya sendiri terdapat sekitar 4 ribu dokter.

(fat/fat)