Vaksinasi COVID-19 di Kota Malang, Ini 12 Tokoh yang Pertama Disuntik

Muhammad Aminudin - detikNews
Kamis, 28 Jan 2021 15:05 WIB
Pemkot Malang menggelar vaksinasi COVID-19. Sejumlah tokoh menjalani vaksinasi, kecuali Wali Kota Malang Sutiaji karena tak memenuhi syarat.
Vaksinasi COVID-19 di Kota Malang/Foto: Muhammad Aminudin
Malang - Pemkot Malang menggelar vaksinasi COVID-19. Sejumlah tokoh menjalani vaksinasi, kecuali Wali Kota Malang Sutiaji karena tak memenuhi syarat.

Vaksinasi secara simbolis digelar di gedung block office komplek Balai Kota Malang, pagi tadi. Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika jadi orang pertama yang disuntik vaksin COVID-19.

Disusul Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, dan 10 orang lainnya. Made yang mendapat giliran pertama tampak begitu tenang dan santai mengikuti tahapan vaksinasi.

Sebelum proses penyuntikan, penerima vaksin menjalani registrasi, screening kesehatan, dan menjawab beberapa pertanyaan. Wali Kota Malang Sutiaji juga tampak mendampingi peserta vaksinasi perdana. Usai disuntik vaksin Sinovac, Made kemudian menyapa dan melambaikan tangan kepada para awak media.

Setelah melakukan observasi, Made melakukan pencatatan dan mendapatkan sertifikat vaksinasi COVID-19. Politisi dari PDIP ini kemudian memberikan testimoni setelah disuntik vaksin Sinovac.

"Saya tadi pusing sebentar, lima menit pascadisuntik. Tapi gak lama sudah hilang, sekarang sudah sehat. Sekarang saya masih segar, mau jadi narasumber Musrenbang tematik di NCC, saya langsung bertugas," ujar Made kepada wartawan, Kamis (28/1/2021)

Sementara Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko mengaku sempat tegang saat proses sebelum vaksin diberikan. Bahkan, Edi merasakan tubuhnya sedikit hangat pascaimuniasi penangkal virus COVID-19 disuntikan ke dalam tubuhnya.

"Tadi sempat tegang, saat seremoni. Saat disuntik, seperti digigit semut. Begitu juga, saat proses adaptasi selama 30 menit, badan terasa sedikit hangat," jelas Sofyan Edi, terpisah.

Meski demikian, politikus Partai Golkar tersebut merasa tubuhnya lebih sehat setelah vaksinasi COVID-19. Sofyan Edi kemudian berpesan kepada masyarakat untuk mengikuti proses vaksinasi yang telah terjadwal di masing-masing fasilitas layanan kesehatan (fasyankes).

"Kalau ada agenda vaksin di masing-masing wilayah, baik di Puskesmas maupun rumah sakit, masyarakat bisa mengikuti dengan aman. Vaksin ini dijamin aman dan halal," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2