Permudah Tes Psikologi Pembuatan SIM di Jatim, Polisi Launching Aplikasi ini

Amir Baihaqi - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 19:28 WIB
mentalku
Polisi launching 'Mentalku' untuk permudah tes psikologi saat membuat/memperpanjang SIM (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya -

Tes psikologi untuk membuat dan memperpanjang SIM di Jatim kini lebih mudah. Sebab Ditlantas Polda Jatim telah meluncurkan aplikasi 'Mentalku'.

Dirlantas Polda Jatim Kombes Latif Usman mengatakan peluncuran aplikasi Mentalku merupakan upaya digitalisasi layanan dalam permohonan SIM. Terlebih lagi saat ini tengah dalam situasi pandemi COVID-19.

"Apalagi dalam wabah pandemi ini. Dengan di-launchingnya ini suatu upaya kita dalam meyelematkan masyarakat," kata Usman saat peluncuran Mentalku, Selasa (26/1/2021).

mentalkuLaunching Mentalku (Foto: Amir Baihaqi)

Usman menambahkan peluncuran aplikasi tes psikologi Mentalku juga sesuai dengan UU Lalu Lintas peraturan No 22 Tahun 2009 dan Pasal 36, 37 Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2012. Adapun di dalamnya disebutkan bahwa pemohon SIM harus sehat baik jasmani maupun rohani.

"Pemohon SIM kan sesuai dengan Pasal 36 dan 37. Itu ada persyaratan harus sehat jasmani dan rohani. Nah, sehat jasmani dari keterangan dokter, rohani aplikasi Mentalku ini sebagai jawaban untuk psikologi," terang Usman.

Menurut Usman, dengan adanya aplikasi Mentalku ini, ke depan ia berharap pemohon SIM yang akan tes paikologi akan semudah memesan fast food. Dan tentunya bisa dilakukan dari rumah untuk menekan kerumunan selama masa pandemi.

Sehingga nanti pelayanan SIM dengan didukung Mentalku seperti memesan fast food. Gak perlu repot-repot datang. Dan nanti kita bisa tunjukan sertifikatnya (tes psikologi)," ujar Usman.

Direktur aplikasi Mentalku Nugroho Tirto Sampurno menyatakan aplikasi Mentalku secara umum bisa langsung didownload di playstore. Dari aplikasi itu, masyarakat langsung dipandu bagaimana tata cara mengikuti tes psikologi secara online.

"Masyarakat yang akan mengajukan permohonan atau perpanjangan SIM cukup download di playstore dan mengisi setiap data yang akan dipandu langsung dari aplikasi," kata Nugroho.

Ketua umum sekaligus pendiri aplikasi Mentalku Habib Mohsein bin Saleh menilai selama ini maayarakat belum sepenuhnya menyadari pentingnya kesehatan mental. Padahal selama ini antara kesehatan mental dan fisik sama pentingnya.

Untuk itu, dengan kehadiran aplikasi Mentalku juga diharapkan bisa menjadi eduaksi sekaligus layanan publik bagi masyaraat. Khususnya dalam tes psikologi bagi pengajuan permohonan dan perpanjangan SIM melalui online.

"Melihat banyaknya yang belum memahami betapa pentingnya kesehatan mental seseorang, masih banyak yang belum memahami bahwa kesehatan mental seseorang sama pentingnya dengan kesehatan fisik" papar Habib.

Acara Launching Mentalku dihadiri juga oleh Karo SDM Polda Jatim Kombespol Andi Syahriful Taufik sebagai Pembina dan Pengawas dari Polda Jatim beserta jajaran Ditlantas dan Kabag Psikologi Polda Jatim. Tak hanya itu, para Kasat Lantas se-Jawa, Bengkulu, Kalbar, NTB, NTT dan Sulawesi juga mengikuti melalui zoom.

(iwd/iwd)