Seberapa Murah Harga Telur di Magetan hingga Pria Ini Pilih Membuangnya?

Sugeng Harianto - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 14:40 WIB
Magetan -

Ada aksi peternak membuang telur ayam di Magetan, karena kecewa dengan harga jualnya. Berapa harga telur ayam di tingkat peternak?

Peternak telur ayam itu bernama Sukarni atau Pitut. Ia warga Ngariboyo, Magetan. Ia sudah melakukan klarifikasi soal aksi buang telur tersebut.

Dinas Peternakan Kabupaten Magetan angkat bicara terkait aksi peternak membuang telur tersebut. Dinas menyayangkan aksi yang dilakukan Sukarni.

"Gimana ya, sebenarnya sangat disayangkan," ujar Kepala Bidang Usaha Tani Dan Peternakan, Dinas Peternakan Magetan, drh Nur Haryani, saat dihubungi detikcom, Selasa (26/1/2021).

Menurut Nur, harga telur di tingkat peternak saat ini relatif stabil. Yakni Rp 17 ribu hingga Rp 17.500 per kg. Ia menduga, kekecewaan Sukarni hingga membuang puluhan kg telur itu juga karena ada kenaikan harga pakan. Bahkan, kenaikannya hingga empat kali dalam sebulan terakhir.

"Kalau harga telur di peternak Rp 17 ribu sampai Rp 17.50/kg. Pernah sebelumnya Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu. Kalau di pasaran saat ini Rp 19 ribu hingga Rp 20 ribu. Memang kekecewaan Pak Pitut itu karena dalam sebulan ini ada kenaikan harga pakan empat kali," kata Nur.

Nur juga mengatakan, harga pakan ayam petelur saat ini berkisar Rp 410 ribu per karung ukuran 50 kg. Harga tersebut naik Rp 50 ribu per karung.

Nur menambahkan, jumlah peternak telur ayam di Magetan saat ini ada sekitar 1.800. Mereka tersebar di Kecamatan Takeran, Ngariboyo dan Plaosan.

"Kalau Pak Pitut itu punya 8 ribu ekor. Jualnya biasanya ke Jakarta," terangnya.

Sebelumnya, aksi peternak membuang telur ayam itu mencuri perhatian di media sosial dan aplikasi percakapan. Lalu banyak netizen yang menyayangkan aksi buang telur tersebut.

Seperti yang ditulis akun @ahmadnurchliz di sebuah kolom komentar Instagram. "Diwehke uwong sing butuh genah oleh berkah barokahe pak pak (Dikasih orang yang memerlukan pasti dapat berkah nya Pak)" tulisnya.

"Padahal banyak di luar sana yang masih membutuhkan. Dan masih ada yang belum mampu membeli telur," tulis akun lainnya.

(sun/bdh)