Sehari, 10 Pasien COVID-19 Meninggal di RSSA Malang

Muhammad Aminudin - detikNews
Sabtu, 23 Jan 2021 21:46 WIB
Sebanyak 8 pasangan calon (Paslon) kepala dan wakil kepala daerah menjalani tes kesehatan di RS dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.
RSSA Malang (Foto: Muhammad Aminudin/File)
Malang - RS dr Syaiful Anwar (RSSA) menjadi rumah sakit rujukan terbesar untuk pasien COVID-19 di Malang. Dalam sehari ada kurang lebih 10 pasien COVID-19 yang meninggal dunia di RSSA Malang.

"Sekadar untuk tambahan informasi, dalam tiga pekan terakhir sejak Januari 2021, kami telah menata laksanakan jenazah COVID-19 sebanyak 206 orang," kata Kasubbag Humas RSSA Malang Dony Iryan Vebri Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (23/1/2021).

Menurut Dony, dengan jumlah pasien meninggal dunia sebanyak itu. Maka, dalam sehari ada 9 sampai 10 pasien COVID-19 yang meninggal dunia di RSSA.

"Jika dibagi 21 hari, maka dalam sehari ada 9 sampai 10 pasien yang meninggal dunia. Ini tentu bukan sedikit, tetapi banyak," tuturnya.

Dony menambahkan, bahwa sampai siang tadi, ruang Incovid telah menangani sebanyak 137 pasien COVID-19. "Sampai siang tadi, ruang Incovid telah menangani sebanyak 137 pasien," imbuhnya.

Ruang Incovid adalah ruang khusus penanganan pasien COVID-19 di RSSA Malang. Ruangan tersebut memiliki kapasitas 145 bed. Sehingga dari total pasien yang ditangani sampai siang tadi, masih ada bed yang tersisa.

"Seluruh tempat tidur Incovid dulunya hanya 80 tempat tidur kini sampai 145 bed, tempat tidur ICU awalnya hanya 10 sudah bisa kami tambah 4, sehingga kita bisa menerima pasien gejala berat dan kritis sebanyak 14 pasien ICU yang kami manfaatkan," kata Dony.

Sementara berdasarkan data Satgas COVID-19 Kota Malang per 23 Januari 2021, jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 4.926 atau bertambah 47 orang, meninggal dunia 450 orang, dan sembuh 4.104 orang. (iwd/iwd)