Muncikari di Banyuwangi Berdalih Bantu Janda yang Butuh Uang dan Belaian

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 19:15 WIB
Polresta Banyuwangi berhasil membongkar praktek prostitusi online dengan korban para janda di Banyuwangi. Muncikari yang ditangkap N (33), warga Desa Karangharjo Kecamatan Glenmore mengaku baru menjalankan bisnis esek-esek selama 6 bulan ini.
Jumpa pers Polresta Banyuwangi/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Ada dua dalih yang disampaikan muncikari prostitusi online di Banyuwangi. Ia mengaku membantu para janda yang butuh uang sekaligus mengobati rasa kesepian mereka.

Muncikari yang ditangkap yakni N (33), warga Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore. Kepada polisi ia mengaku sudah menjalankan prostitusi online itu selama 6 bulan.

"Sudah enam bulan. Rata-rata yang minta bantuan saya adalah janda," ujar N saat berkomunikasi dengan Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin, Jumat (15/1/2021).

Setiap transaksi, perempuan berpenampilan tomboi ini mendapat komisi Rp 200 ribu. "Tarifnya Rp 600 ribu sampai Rp 800 ribu. Saya dapat komisi Rp 200 ribu," terangnya.

N mengaku memiliki anak buah janda sebanyak 6 orang. Dirinya berdalih hanya membantu para janda untuk mendapatkan uang dan menyalurkan hasrat mereka yang kesepian.

"Hanya membantu mereka untuk dapat uang. Selain itu janda juga banyak yang kesepian," imbuhnya.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin mengatakan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kini harus mendekam di tahanan. Pelaku dijerat Pasal 506 atau 296 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan penjara 1 tahun.

"Saat ini langsung kita tahan. Untuk korban masih kita lakukan penyelidikan lagi," pungkasnya.

(sun/bdh)