detikNews
Kamis 10 Oktober 2019, 11:21 WIB

Polisi Gadungan Ini Akhirnya Tertangkap Juga Saat Kabur ke Kalimantan

Erliana Riady - detikNews
Polisi Gadungan Ini Akhirnya Tertangkap Juga Saat Kabur ke Kalimantan Polisi gadungan tertangkap/Foto: Istimewa
Blitar - Ada-ada saja modus pelaku kriminal untuk melancarkan aksinya. Seperti yang dilakukan warga Blitar satu ini. Mengaku sebagai polisi, pelaku dengan gampang merampas HP anak-anak muda yang nongkrong saat malam.

Data kepolisian menyebutkan, pelaku bernama Andik Saputro. Lajang berusia 25 tahun ini merupakan warga Desa Jingglong, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.

Pelaku dilaporkan melakukan pemukulan dan pengancaman kepada korban dengan mengambil HP milik korban. Peristiwa itu terjadi, Kamis (10/1/2019) sekitar pukul 16.30 WIB, di lapangan tenis Kelurahan Jegu, Sutojayan.

Pada saat melakukan aksinya, pelaku mengaku sebagai anggota Polres Blitar bernama Andik. Modus ini kerap dipakai pelaku saat melancarkan aksinya.

"Korban kemudian lapor ke polisi. Dari serangkaian Penyelidikan Unit Resmob Polres Blitar diketahui, pelaku Andik ini bekerja di daerah Palangkaraya," jelas Kapolres Blitar, AKBP Budi Hermanto saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (10/10/2019).


Unit Resmob Polres Blitar, lanjut dia, berkoordinasi dengan Polsek Pahandut Palangkaraya Polda Kalteng. Setelah dilaksanakan serangkaian penyelidikan dan diketahui posisi pelaku, dilakukan penangkapan di area Bandara Tjilik Riwuk Palangkaraya.

"Kami tangkap pelaku di area Bandara Tjilik Riwuk Palangkaraya, lalu kami amankan di sini," ungkapnya.

Setelah diinterograsi, ternyata tahun 2018 pelaku sebelumnya juga pernah melakukan pencurian sebuah Laptop dan HP di Lodoyo. Pelaku juga seorang residivis yang pernah ditahan dua kali di Lapas Blitar.

"Dari pelaku, kami amankan barang bukti satu buah doosbook HP merk Pocophone dan satu sepeda motor Yamaha Vixion warna Merah, yang digunakan sebagai sarana saat beraksi," imbuh kapolres.

Kini pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya dan polisi akan menjerat pelaku dengan pasal 368 ayat 1 KUHP. Ancaman hukumannya, di atas lima tahun penjara.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com