Ponorogo Siapkan Shelter Baru Dilengkapi Exhaust Fan dengan Sinar UV

Charoline Pebrianti - detikNews
Rabu, 13 Jan 2021 11:41 WIB
shelter baru di ponorogo
Ponorogo menyiapkan shelter baru bisa tampung hingga 72 pasien COVID-19 (Foto: Charoline Pebrianti)
Ponorogo -

Satgas Ponorogo membuat shelter baru untuk menampung pasien COVID-19 yang terus bertambah. Shelter baru ini juga diisi dengan exhaust fan yang dilengkapi sinar UV.

"Progress hari ini sudah 99 persen menyiapkan tempatnya, sudah bagus ruangan ini kita pasangin exhaust dilengkapi dengan sinar UV, begitu disedot sinar UV virusnya mati, jadi kita sudah mengamankan," tutur Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Ponorogo Hermansyah kepada wartawan, Rabu (13/1/2021).

Hermansyah menambahkan fasilitas lain seperti wastafel, kamar mandi, dan tempat salat juga diutamakan. Sebab, kenyamanan pasien soal fasilitas harus dilengkapi.

"Di setiap ruangan kita kasih wastafel, untuk kebutuhan mereka di mana limbahnya sudah kita sendirikan jadi tidak melebar kemana-mana," papar Hermansyah.

Selain itu, tinggal persiapan memasukkan tempat tidur, lemari kecil, dan sarana prasarana kebutuhan alat medis. Untuk menjaga jika ada pasien yang mendadak butuh perawatan khusus.

"Bed segera bisa dimasukkan setelah ini, 2-3 hari ini masuk. Kalau minggu ini bisa masuk semua peralatannya, paling cepat Senin (18/1) bisa dipakai," jelas Hermansyah.

Dalam satu ruang, lanjut Hermansyah, bisa diisi 5-6 bed tergantung situasi kondisi. Daya tampung shelter di Gedung Sentra Industri Kecil Menengah (IKM), Jalan Trunojoyo ini antara 60-72 bed.

"Di sini juga ada halaman bisa untuk pasien yang ingin berolahraga kena sinar matahari," kata Hermansyah.

Hermansyah menambahkan ada penambahan pasien COVID-19 di 10 provinsi di seluruh Indonesia di gelombang kedua ini. Surat Edaran dari Kemenkes, RS diminta untuk meningkatkan kapasitas pelayanan.

"Kita menyediakan 11 tenaga paramedis untuk shift-shiftan, paling tidak nantinya jika pasien semakin banyak ke depannya satu shift minimal 4 paramedis dengan dokter yang selalu ada," tandas Hermansyah

(iwd/iwd)