Pakar Ubaya Ini Dorong Pelaku Ekonomi Divaksin Setelah Nakes

Faiq Azmi - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 19:47 WIB
Pakar Ekonomi Ubaya Prof Wibisono Hardjopranoto
Pakar Ekonomi Ubaya Prof Wibisono Hardjopranoto (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Vaksinasi untuk tahap awal diprioritaskan untuk tenaga medis atau tenaga kesehatan (nakes). Pakar Ekonomi Universitas Surabaya (Ubaya), Prof Wibisono Hardjopranoto mendorong pelaku ekonomi divaksin setelah nakes.

"Kita mendahulukan memang yang mampu lebih menyelamatkan bangsa dan negara ini. Perekonomian itu kan memang nomor 2. Nomor 1 itu memang aparat kesehatan, dokter dan para medisnya," ujar Prof Wibisono saat kepada detikcom, Selasa (12/1/2021).

Wibisono mengatakan bila prioritas vaksinasi kepada pelaku ekonomi dinaikkan di nomor dua setelah nakes, maka itu merupakan kebijakan yang bagus.

Saat ini, prioritas pertama vaksinasi di Indonesia ditunjukkan untuk nakes. Kedua untuk pelayan publik (contoh TNI, Polri dan pelayan publik lainnya) serta lansia. Ketiga masyarakat rentan secara geospasial sosial dan ekonomi. Keempat masyarakat umum dan pelaku ekonomi.

"Saya setuju kalau itu (prioritas pelaku ekonomi di nomor 2) karena ekonomi penting juga. Untuk menyelamatkan ekonomi saya kira gak papa. Vaksinnya ditambah dan dipercepat (untuk pelaku ekonomi)," terang Wibisono.

Ditanya soal kuota vaksin ditambah atau diperbanyak untuk pelaku ekonomi, Wibisono juga mendukung. "Saya setuju, kebijakan bagus," imbuhnya.

Dengan memprioritaskan pelaku ekonomi untuk divaksin setelah nakes, Wibisono yakin hal itu akan mempercepat perekonomian di RI untuk segera bangkit.

"Kalau diprioritaskan akan cepat bangkit. Tujuannya menyelamatkan, sehingga dengan begitu mereka bisa bergerak lah. Kalau sekarang ini macem-macem dibatasi, gak bisa macam-macam, gak bisa aktif lah," tandas Wibisono.

(iwd/iwd)