Kematiannya Dinilai Janggal, Makam Pegawai Kafe di Mojokerto Dibongkar

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 08 Jan 2021 10:55 WIB
Ibu Nanda menunjukkan foto anaknya semasa hidup, makamnya di mojokerto dibongkar
Si ibu menunjukkan foto Nanda yang kematiannya dinilai janggal (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto -

Makam seorang pegawai bagian administrasi sebuah kafe di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto dibongkar. Jenazah korban diautopsi karena kematiannya dinilai janggal.

Makam Ananda Putra Wiyanto (18) di tempat pemakaman umum (TPU) Dusun Soso, Desa Cepokolimo, Kecamatan Pacet dibongkar pada Selasa (5/1) pukul 22.00 sampai Rabu (6/1) sekitar pukul 02.30 WIB.

Polisi bersama tim kedokteran forensik RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo mengautopsi jenazah pemuda yang akrab disapa Nanda tersebut.

"Jenazah anak saya langsung diautopsi di tempat oleh tim dokter forensik dari RS Bhayangkara Porong. Saya rela makam anak saya dibongkar supaya dia mendapatkan keadilan," kata Ibu Kandung Nanda Wiwik Nur Astutik (37) kepada detikcom di rumahnya, Dusun Soso, Desa Cepokolimo, Jumat (8/1/2021).

Wiwik menilai terdapat kejanggalan pada kematian Nanda. Sehingga dia membuat pengaduan ke Polres Mojokerto pada Senin (4/1). Polisi pun membongkar makam korban satu hari setelahnya untuk autopsi.

"Kecurigaan saya ponsel anak saya hilang, pemilik kafe yang menjemput anak saya juga menghilang setelah anak saya meninggal. Dia tidak mau memberi penjelasan penyebab anak saya terluka sampai meninggal," terangnya.

Ibu tiga anak ini menjelaskan, Nanda baru tiga hari bekerja di bagian administrasi Kafe Gama, Desa/Kecamatan Pacet. Kafe tersebut milik pemuda berinisial GM (26), warga Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Korban biasa pulang pukul 21.30 WIB dari tempat kerjanya.