Polisi Ajak Tokoh Agama di Bojonegoro Komitmen Terapkan Protokol Kesehatan

Ainur Rofiq - detikNews
Selasa, 05 Jan 2021 12:38 WIB
polres bojonegoro
Kapoolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia (Foto: Ainur Rofiq)
Bojonegoro -

Polisi di Bojonegoro mengajak para tokoh agama saling bahu membahu berkomitmen untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Karena pandemi COVID-19 belum berakhir, maka komitmen itu harus terus dilakukan.

"Saya mengingatkan adanya COVID-19 belum berakhir, kami mengimbau agar masyarakat saat kegiatan maupun saat ibadah agar mematuhi protokol kesehatan agar tetap sehat, aman dan lancar," ujar Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia, Selasa (5/1/2021).

Pandia mengapresiasi dengan kerukunan dan kebersamaan para tokoh dan pelaku agama yang ada di Bojonegoro, sehingga patut menjadi contoh yang baik bagi masyarakat lainnya.

"Saling bantu membantu, menjaga toleransi, kebersamaan antar perbedaan agama sehingga tampaklah Indonesia di Bojonegoro yang luar biasa. Jangan dijadikan perbedaan menjadi perpecahan atau permasalahan yang besar," imbuh Pandia.

Pandia juga mengingatkan bahwa menjaga dan mengingatkan masyarakat agar terhindar dari COVID-19 adalah tanggung jawab semua masyarakat dan bukan tanggung jawab pemerintah saja. Semua demi kebaikan bersama.

Semangat kerukunan ini akhirnya diamini oleh para perwakilan tokoh agama yang tergabung dalam FKUB. Para tokoh agama turut berkomitmen untuk penerapan protokol kesehatan menuju Bojonegoro Sehat.

"Di tengah pandemi ini, upaya Polres Bojonegoro dan jajarannya serta tim Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 memang luar biasa untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona ini," ujar ketua FKUB Gus Huda.

Ditambahkan Gus Huda, di tengah pandemi COVID-19, masyarakat sudah merasa sangat resah karena peningkatan warga yang terpapar COVID-19, sehingga FKUB yang terdiri dari kiai, pendeta, pastur, dan lainnya berkomitmen bersama harus menjadi tauladan contoh masyarakat untuk menaati protokol kesehatan.

(iwd/iwd)