Wawali Surabaya Terpilih Armuji Dikabarkan Meninggal, Ketua DPRD: Hoaks

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 05 Jan 2021 11:59 WIB
Armuji
Armuji (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Ramai beredar pesan jika Wakil Wali Kota Surabaya terpilih Armuji meninggal dunia akibat terpapar COVID-19. Kabar ini sontak membuat heboh dan menjadi pertanyaan akan kebenarannya.

"Innalillahi wainna illaihi roji'un. Ikut berduka cita sedalam dalamnya atas meninggalnya almarhum Bapak Ir Armuji wakil walikota Surabaya hari ini. Semoga diampuni segala dosa dan kesalahannya dan diterima amal ibadahnya dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran menghadapi ujian ini. Aamiin," isi pesan yang beredar.

Kabar tutup usianya Armuji terbantahkan lewat pernyataan Humas RSU dr Soetomo dr Pesta Parulina. Pesta mengatakan Armuji memang dirawat di RSU dr Soetomo dan kondisi Armuji saat ini justru stabil.

"Kita rawat di sini. Dan semua orang sudah tahu bahwa beliau kita rawat. Kondisinya cukup stabil," kata Pesta, Minggu (5/1/3021).

Untuk penyakit yang diderita Armuji sendiri, pihak RSU dr Soetomo tidak dapat menyampaikannya. Sebab, hal tersebut merupakan privasi dari pasien.

"Keterangan mengenai diagnosa pasien itu merupakan privasi. Jadi kita tidak bisa menerangkan, kecuali kami mendapatkan mandat dari keluarga untuk menyampaikan terkait dengan penyakitnya. Semoga yang bertanya lega, benar beliau kita rawat," jelas Pesta.

Kabar hoaks yang beredar itu pun juga ditepis oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Adi Sutarwijono. Pria yang akrab disapa Awi ini menyebut kondisi Armuji saat ini justru semakin membaik.

"Itu kabar hoaks yang beredar lewat pesan berantai WA. Saat ini, kondisi kesehatan Pak Armuji semakin membaik," kata Awi.

Awi pun meminta doa kepada masyarakat untuk kesembuhan Wawali Surabaya terpilih tersebut. Agar Armuji bisa kembali memberikan hal baik kepada Surabaya.

"Mohon doa seluruh masyarakat Surabaya agar Pak Armuji terus membaik dan sehat. Sehingga dapat berkarya untuk Surabaya," pungkas Awi.

Simak juga video 'Pemerintah Bakal Aktifkan Polisi Siber Atasi Hoax':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)