Terinspirasi Drakor Start-Up, Khofifah Ingin KEK Singhasari Seperti Sandbox

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 04 Jan 2021 18:00 WIB
gubernur khofifah
Gubernur Khofifah saat nonton Start-Up (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengaku cukup terinsipirasi dengan film drama Korea, Start-Up. Menurut Khofifah, drakor itu bisa memotivasi anak-anak muda untuk mengejar kesuksesan di era digital ekonomi.

"Saya sempat nonton. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari film itu. Mulai dari soal kegigihan dalam berjuang, kerja keras dan kejujuran, kerja sama, berani ambil risiko, pentingnya investasi, dan lain sebagainya," ungkap Khofifah, dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (4/1/2021).

Khofifah mengatakan dirinya jarang sekali nonton film termasuk drakor. Namun dirinya berusaha menyempatkan diri di waktu senggangnya usai beraktivitas untuk menonton jika kontennya menginspirasi. Apalagi saat ini, Khofifah tengah menjalani isolasi mandiri usai divonis terinfeksi COVID-19 per 1 Januari 2021 lalu.

Drakor dengan tema tertentu, lanjut Khofifah, menjadi salah satu referensi menuju kemajuan Jatim. Inspirasi Start-Up misalnya sangat signifikan untuk mendorong milenial Jatim terus berusaha dengan kerja keras dan profesinal.

"Drakor tidak melulu soal cinta dan romansa. Banyak genre lain yang juga punya cerita dan pesan moral yang kuat. Salah satunya ya ini, Start-Up," imbuhnya.

Khofifah menyebut saat ini Pemprov Jatim tengah berupaya membangun sebuah kawasan yang mirip Sandbox. Di mana dalam drakor Start-Up disebut sebagai Silicon Valley-nya Korea Selatan. Sandbox digambarkan sebagai wadah untuk para calon pengusaha mendapat bimbingan dari senior, investor, dan kantor untuk mengembangkan usaha rintisan.

"Saat ini ada private sector di Jatim yang tengah membangun KEK Singhasari di Kabupaten Malang. Saya berharap besar bahwa nantinya KEK Singhasari mampu menjadi katalis pertumbuhan perekonomian digital di Indonesia melalui pendekatan integrated digital ecosystem (ekosistem digital yang terintegrasi)," paparnya.

Khofifah menyebut bahwa KEK Singhasari adalah KEK pertama di Indonesia yang mengintegrasikan potensi wisata budaya, ekonomi digital dan ekonomi kreatif. Keberadaan Techno Park di kawasan tersebut nantinya akan menjadi inkubator bagi pelaku UMKM dan masyarakat supaya bisa memanfaatkan teknologi informasi dalam pemasaran produknya melalui start up sehingga bisa bersaing di era industri 4.0 bahkan 5.0.

"Semoga nantinya dari KEK Singhasari ini akan lahir unicorn-unicorn baru Indonesia dari Jawa Timur, yakni startup yang memiliki valuasi sebesar USD1 miliar," paparnya.

Diketahui, Start-Up adalah drama Korea yang menceritakan lika-liku kehidupan anak muda dalam merintis bisnis. Dibintangi Nam Joo Hyuk, Bae Suzy, dan Kim Seon Ho, Start-Up memiliki plot cerita yang menarik dan sangat cocok ditonton berbagai generasi terutama anak muda.

(iwd/iwd)