Kawah Ijen Tutup Sementara, Pelaku Wisata Gigit Jari

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 31 Des 2020 21:21 WIB
kawah ijen
Penarik troli di kawah ijen yang tak dapat rezeki di malam tahun baru (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Imbas penutupan destinasi wisata di Banyuwangi membuat kecewa pelaku wisata dan pedagang kaki lima di Banyuwangi. Salah satunya mereka yang ada di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen. Mereka hanya bisa gigit jari dan pasrah menerima keadaan.

Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen kembali ditutup selama 4 hari ke depan. Kebijakan ini diambil sebagai langkah pencegahan penyebaran COVID-19 saat liburan Tahun Baru 2021. Penutupan Kawah Ijen saat momen Tahun baru tentu menjadi pukulan bagi para pelaku wisata. Mereka hanya bisa gigit jari dan pasrah menerima keadaan.

"Kalau ngomong kecewa ya pasti kecewa mas. Tapi mau gimana lagi kalau pemerintah memutuskan untuk ditutup," kata Elfrida Elis Kartikasari, salah satu pemilik warung di kawasan TWA Kawah Ijen kepada detikcom, Kamis (31/12/2020).

Momen Tahun Baru ini sebenarnya diharapkan dapat memulihkan perekonomian para pelaku wisata. Mengingat, mereka mengalami keterpurukan akibat pandemi COVID-19. Padahal tahun sebelumnya, mereka meraup untung per hari bisa mencapai Rp 2 juta.

"Biasanya kalau Tahun Baru gini, kita bisa dapat penghasilan kotor sampai 2 juta perhari. Apalagi ini kan Tahun Barunya hari Jumat, jadi bisa sampai hari Minggu ramai pengunjung," kata Elis.

"Tapi kalau sudah ditutup gini kita bisa apa mas? Kita hanya bisa ikut aturan pemerintah. Mungkin ini juga yang terbaik untuk menekan COVID-19," imbuhnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Sugianto, penarik troli wisatawan di TWA Kawah Ijen. Komen tahun baru, dirinya bisa mengangkut hingga 3 wisatawan ke puncak Ijen. Karena tutup, dirinya bakal kembali menjadi pengangkut belerang.