Sejumlah Daerah di Jatim yang Tutup Tempat Wisata Selama Momen Tahun Baru

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 31 Des 2020 11:22 WIB
Kawah Ijen
Kawah Ijen/Foto: (Bonauli/detikcom)

TN Baluran di Situbondo

Kawasan Taman Nasional (TN) Baluran di Situbondo ditutup. Penutupan dilakukan terhadap seluruh Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) di wilayah konservasi tersebut. Penutupan TN Baluran dilakukan selama 14 hari, terhitung Senin (21/12/2020) hingga 3 Januari mendatang.

Penutupan TN Baluran kali ini adalah yang kedua dilakukan sejak masa pandemi COVID-19. Di antaranya untuk mengantisipasi dampak risiko meluasnya virus COVID-19. Baik bagi pengunjung, petugas, pelaku wisata, maupun masyarakat. Penutupan kali ini juga atas arahan Satgas COVID-19 Situbondo setelah ditemukan sejumlah kasus penderita COVID-19 di TN Baluran.

"Memang ada (yang terpapar), tapi tidak seberapa. Saya tidak bisa sebutkan detail, karena ini berkaitan dengan kondisi psikologis di sini. Yang pasti, kami sudah membuat dan mengirimkan surat edaran terkait penutupan ini. Tembusannya juga sudah kami kirim ke Gubernur Jatim, Dirjen Konservasi SDA dan Ekosistem, serta pihak terkait lainnya," kata Kepala Balai TN Baluran Situbondo, Pudjiadi, Minggu (20/12).

Bojonegoro

Pemkab Bojonegoro akhirnya memilih menutup semua lokasi wisata dan kolam renang saat libur nataru 2020. Ditutupnya lokasi wisata ini karena status Bojonegoro yang zona merah.

"Jadi mulai tanggal 24 Desember pukul 16.00 WIB WIB, semua pengelola wisata di Bojonegoro diharapkan menutup semua lokasi wisata hingga tanggal 3 Januari 2021 nanti. Tentunya kebijakan ini diambil untuk mencegah penularan dan penyebaran virus COVID-19," ujar Satgas COVID-19 Bojonegoro Masirin kepada detikcom, Jumat (25/12/2020).

Masirin mengatakan penutupan lokasi wisata ini sesuai dengan Surat Edaran Pemkab Bojonegoro nomor 188/1777/SE/412.221/2020 tertanggal 24 Desember 2020.

Blitar

Pemkab Blitar akhirnya memutuskan menutup semua lokasi wisata. Keputusan dibuat setelah ada tambahan 87 kasus baru pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dirilis sehari sebelumnya.

Penutupan semua lokasi wisata di Blitar itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) nomor 331.1 / 3627 /409.120/2020. Ditandatangani Bupati Rijanto, surat tertanggal 30 Desember 2020 itu berisi tujuh poin tindak lanjut antisipasi penyebaran virus COVID-19 pada libur tahun baru.

Pada poin empat tertulis penutupan aktivitas di tempat hiburan dan destinasi wisata pada tanggal 31 Desember 2020 sampai dengan 4 Januari 2021.


(sun/bdh)