Seluruh Destinasi Wisata di Banyuwangi Ditutup Akhir dan Awal Tahun

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 29 Des 2020 20:01 WIB
pemkab banyuwangi
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Pemkab Banyuwangi resmi menutup destinasi wisata di Banyuwangi. Hal ini dilakukan untuk menekan penularan virus corona. Tak hanya itu, Satgas COVID-19 Banyuwangi melakukan pembatasan jam operasional kafe dan restoran, penutupan destinasi wisata, hingga akan membubarkan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Hal itu disampaikan Satgas COVID-19 dalam rakor yang berlangsung di Banyuwangi, Selasa (29/12/2020). Hadir dalam rakor tersebut Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Inf. Yuli Eko Purwanto, Sekda Banyuwangi Mujiono, perwakilan Danlanal dan Kejaksaan Negeri Banyuwangi, hingga sejumlah asisten dan kepala OPD.

Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Satgas COVID-19 tentang pengendalian kegiatan masyarakat dalam rangka pencegahan COVID-19 pada masa liburan tahun baru 2021.

Dalam SE tersebut diatur sejumlah poin terkait upaya pencegahan penularan COVID-19 di kalangan masyarakat. Antara lain penutupan seluruh destinasi wisata, karaoke dan tempat hiburan, dan pusat perbelanjaan/mall dari 31 Desember - 3 Januari 2021. Kurun yang sama juga dilakukan pembatasan jam operasional cafe dan tempat makan lainnya dari pukul 07.00 - 20.00. Toko-toko juga diatur buka mulai pukul 10.00 - 18.00.

"Kami sudah rapat dua kali untuk membahas teknis upaya-upaya pencegahan COVID-19 maupun pengamanan selama masa liburan nanti. Ada 9 poin yang kami keluarkan sebagai upaya pencegahan COVID-19 di Banyuwangi. Intinya, ini adalah upaya kami bersama untuk mencegah penyebaran COVID-19, kami berusaha agar masyarakat tidak terkena COVID-19," kata Kombes Arman kepada detikcom.

Selain itu, satgas juga akan melarang kegiatan yang bersifat keramaian dan perayaan pada malam Tahun Baru. Seluruh pengunjung hotel dan tempat penginapan juga wajib menunjukkan hasil negatif rapid antigen.

"Satgas akan membubarkan setiap kerumunan di malam tahun baru dan setelah tahun baru. Kami juga akan aktif melakukan operasi yustisi protokol kesehatan covid secara mobile," imbuh Kapolresta.