Pencarian Wisatawan Asal Sidoarjo yang Hilang Saat Snorkeling Dihentikan

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 26 Des 2020 21:25 WIB
tim sar melakukan pencarian
Tim SAR saat melakukan pencarian (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Pencarian wisatawan asal Sidoarjo yang hilang di Pulau Tabuhan, Banyuwangi dihentikan sementara. Hal ini dikarenakan hari sudah mulai gelap dan kondisi cuaca tak memungkinkan. Pencarian akan dilanjutkan pada esok hari.

Koordinator Pos Basarnas Banyuwangi, Wahyu Setia Budi mengatakan, pencarian Fuad Affandi (22),wisatawan asal Desa Kebonsikep, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo tidak bisa dilakukan malam ini. Karena cuaca yang buruk dan kondisi hari yang sudah malam.

"Kita hentikan mulai pukul 18.00 WIB. Petugas gabungan sudah kembali ke Pelabuhan Tanjungwangi," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (26/12/2020).

Proses pencarian, kata Wahyu, akan dilanjutkan esok pagi sekira pukul 07.00 WIB, Minggu (27/12/2020).

Proses pencarian, lanjut Wahyu, dilakukan di sekitar Pulau Tabuhan. Pencarian difokuskan pada radius 3 sampai 4 mil dari pulau tabuhan. Hingga saat ini proses pencarian masih belum membuahkan hasil.

"Proses pencarian kita lanjutkan besok. Kalau memang cuaca mendukung kita berangkat jam setengah tujuh atau maksimal jam 7 pagi," tambahnya.

Pencarian melibatkan berbagai unsur SAR mulai Basarnas Pos SAR Banyuwangi, Satpolairud Banyuwangi, BPBD Banyuwangi, Lanal Banyuwangi, Banyuwangi SAR Independen, Mapala Banyuwangi, RAPI Dinas pariwisata Banyuwangi, KIB Ambulan Banyuwangi.

Seorang wisatawan asal Sidoarjo dikabarkan hilang saat melakukan snorkeling di kawasan perairan Pulau Tabuhan. Pencarian dilakukan oleh tim gabungan Basarnas, BPBD, SAR, nelayan dan aparat kepolisian Banyuwangi hingga saat ini.

Korban diketahui bernama Fuad Afandi (22), wisatawan asal Desa Kebonsikep, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Bersama rekan-rekannya, diketahui korban sedang berwisata di Pulau Tabuhan, Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi.

(iwd/iwd)