COVID Mewabah di Bojonegoro, Pasien Wajib Screening di Tenda IGD RS Aisyiyah

Ainur Rofiq - detikNews
Sabtu, 26 Des 2020 20:45 WIB
rs aisyiyah.bojonegoro
RS Aisyiyah Bojonegoro (Foto: Ainur Rofiq)
Bojonegoro - Semakin mewabahnya COVID-19, kini rumah sakit Aisyiyah Bojonegoro memberlakukan screening kepada para calon pasiennya. Sebuah tenda besar didirikan di depan IGD Aisyiyah.

"Hanya menyediakan tempat yang lebih luas dan nyaman buat pasien untuk proses screening. Di surabaya sudah lazim tenda seperti ini di IGD. Jadi ndak ada apa- apa," ujar Wakil Direktur RS Aisyiyah Bojonegoro dr Pram kepada detikcom, Sabtu (26/12/2020).

Diterapkannya aturan ini juga karena rumah sakit swasta saat ini belum mempunyai tempat IGD untuk pasien COVID sehingga mengharuskan pasien untuk screening di dalam tenda yang telah disediakan.

Dalam tenda darurat BNBP ini disediakan 6 bed untuk pasien yang di-screening. Bila tempat tidur di tenda sudah penuh, maka pasien terpaksa antre di depan ruang IGD.

Pasien yang berada di dalam tenda harus melakukan rontgen dan di lab terlebih dahulu. Kalau hasil rontgen pasien normal, maka pasien langsung diperbolehkan masuk ke dalam ruang IGD.

Namun apabila hasil rontgen dan lab mengarah ke suspect COVID, maka pasien langsung diarahkan untuk swab test.

"Setiap pasien sebelum masuk IGD kami lakukan screening dulu. Masalahnya screeningnya membutuhkan waktu lama jadi terlalu lama di depan IGD yg ruang sempit kurang nyaman. sehingga kita tambah tenda," imbuh dr Pram.

Ruang Isolasi rumah sakit Aisyiyah sejak awal Desember juga sudah penuh. Hingga saat ini terdapat 19 pasien. Ruang isolasi rumah sakit ini berada di Gedung lama dan terpisah dari layanan pasien non COVID-19.

"Penuh, ada 19. Ruang isolasi kita berada di Gedung lama RS. Terpisah dari layanan nonCOVID," pungkas dr Pram. (iwd/iwd)