Gereja Santa Maria Tak Bercela Surabaya Batasi Jemaat Misa Hanya 343 Orang

Amir Baihaqi - detikNews
Kamis, 24 Des 2020 12:54 WIB
Gereja Santa Maria Tak Bercela Surabaya
Gereja Santa Maria Tak Bercela Surabaya (Foto: Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya - Sejumlah gereja di Surabaya melakukan persiapan menjelang perayaan Natal 2020. Karena dalam situasi pandemi COVID-19, perayaan dilakukan dengan pembatasan jemaat yang hadir. Hal itu dilakukan karena pihak gereja tak ingin menimbulkan kerumunan saat misa.

Salah satu gereja yang telah memulai persiapan yakni Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB). Gereja yang terletak di Jalan Ngagel Madya No 1 itu membatasi jemaat yang akan hadir. Jika sebelum pandemi 2.000 jemaat, saat pandemi ini hanya membatasi 343 orang saja.

"Nanti malam ada misa pukul 18.00 WIB dengan jumlah umat 343 orang dari yang biasanya 2.000 orang," ujar Kabid Karasulan Umum dan Koordinator Keamanan Gereja SMTB FX Ping Teja kepada detikcom, Kamis (24/12/2020).

Tak hanya membatasi kehadiran, lanjut Ping, pihak gereja juga membatasi umur jemaat yang datang. Adapun yang diperbolehkan datang yakni dari usia 13 tahun hingga 65 tahun saja.

"Ada pembatasan usia juga yang hadir. Jadi dari umur 13 sampai 65 tahun saja yang kami perkenankan hadir," terang Ping.

Sedangkan di setiap pintu masuk gereja, jemaat yang akan masuk gereja diwajibkan mencuci tangan, hand sanitizer dan akan dicek suhunya. Fasilitas itu telah disiapkan di setiap pintu masuk.

"Di depan kami sudah kami siapkan tempat cuci tangan, hand sanitizer terus ada thermal gun. Juga tiap bangku jika biasanya diisi 7 orang sekarang 1 orang," tutur Ping.

"Untuk misa juga kami tak diperkenankan lama-lama. Misanya ada nanti malam kemudian besok cuma dua kali pagi dan siang saja," tandas Ping. (fat/fat)