Pengunjung Wisata di Lamongan Dibatasi 50 Persen Antisipasi Penyebaran COVID-19

Pengunjung Wisata di Lamongan Dibatasi 50 Persen Antisipasi Penyebaran COVID-19

Eko Sudjarwo - detikNews
Rabu, 23 Des 2020 10:24 WIB
obyek wisata di lamongan
Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Mengantisipasi penyebaran COVID-19 saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemkab Lamongan terapkan kebijakan pembatasan pengunjung objek wisata. Kebijakan pembatasan itu adalah sebesar 50 persen dari kunjungan pada hari-hari biasa.

Kabid Pengembangan Pariwisata Disparbud Lamongan Erdina Rahmawati mengatakan mengantisipasi terjadinya lonjakan penularan COVID-19 pihaknya mengeluarkan kebijakan untuk melakukan pembatasan pengunjung atau wisatawan maksimal 50 persen dari kunjungan rata-rata sebelum pandemi.

"Hasil rapat koordinasi antara Pemkab Lamongan dengan Polres Lamongan bahwa untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penularan COVID-19 pada pengunjung obyek-objek wisata di Lamongan maka kami sudah mengeluarkan kebijakan adanya pembatasan pengunjung/wisatawan sebesar maksimal 50 persen dr kunjungan rata-rata sebelum terjadinya pandemi," kata Erdina Rahmawati, Rabu (23/12/2020).

Kebijakan ini, menurut Erdina, berlaku untuk semua objek wisata yang ada di Lamongan. Selain itu objek wisata yang bersangkutan juga harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Erdina mengatakan, pihaknya mengharuskan manajemen protokol kesehatan harus dilakukan dan lebih diperketat.

"Pembatasan pengunjung ini dilakukan untuk menekan penyebaran COVID-19, sementara perekonomian di sektor pariwisata terus berjalan meski dalam kondisi pandemi," ujarnya.

Erdina menyebut, pembatasan pengunjung 50 persen ini dimaksudkan agar potensi kerumunan dapat diminimalisir. Untuk kepentingan tersebut, Disparbud telah berkoordinasi dengan Polres dan Kodim Lamongan.

"Polisi akan menempatkan pos penjagaan untuk membantu pengamanan di tempat-tempat wisata khususnya WBL dan Zoo Maharani, dan tempat lainnya," terangnya.

Sementara Koordinator Bidang Preventif dan Promotif Satgas Penanganan COVID-19 Lamongan, dr Taufik Hidayat meminta warga menahan diri tidak memaknai Tahun Baru secara berlebihan. Dan menganjurkan masyarakat menikmati cuti bersama dengan bijak.

"Warga yang memaksakan diri ingin berwisata, maka harus mempersiapan diri dengan tetap menjalankan 3M yakni, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan menjaga jarak," pungkasnya. (fat/fat)