Penumpang Kereta di Banyuwangi Sesalkan Adanya Kewajiban Rapid Antigen

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 22 Des 2020 23:53 WIB
Penumpang kereta di Banyuwangi menyesalkan adanya kewajiban rapid antigen untuk perjalanan jarak jauh. Biaya antigen dinilai memberatkan penumpang.
Penumpang kereta di Banyuwangi/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Penumpang kereta di Banyuwangi menyesalkan adanya kewajiban rapid antigen untuk perjalanan jarak jauh. Biaya antigen dinilai memberatkan penumpang.

Kewajiban rapid antigen disesalkan oleh Samsul (35), penumpang KA Wijaya Kusuma asal Muncar. Dirinya mengaku kaget begitu mendapat kabar harus memiliki hasil rapid test antigen, ketika akan naik kereta jarak jauh.

"Saya sempat bingung juga, karena keluar biaya lagi dan nominalnya tidak sedikit," ujarnya kepada wartawan, Selasa (22/12/2020).

Karena sangat penting dan mendesak, dia akhirnya memutuskan untuk melakukan rapid antigen dengan membayar biaya Rp 250 ribu. Bersyukur hasil rapid antigen-nya negatif dan dia bisa melanjutkan perjalanan ke Cilacap.

"Yang jelas memberatkan bagi calon penumpang seperti saya ini, karena harus keluar biaya tambahan dengan biaya cukup mahal. Kalau bisa ditinjau ulang agar tidak merepotkan," imbuhnya.

Pemberlakuan rapid antigen tersebut sesuai Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19 No 3 Tahun 2020, tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021, dalam Masa Pandemi COVID-19, dan Surat Edaran Kemenhub No 23 Tahun 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian Selama Masa Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi COVID-19.

Mulai 22 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021, pelanggan kereta api (KA) jarak jauh di Pulau Jawa diharuskan menunjukkan hasil rapid antigen yang negatif, sebagai syarat untuk naik kereta api.

Selanjutnya
Halaman
1 2