Emak-emak di Pacitan Ini Bikin Kerupuk dari Tulang Ikan Tuna

Purwo Sumodiharjo - detikNews
Sabtu, 19 Des 2020 16:59 WIB
Emak-emak di Pacitan ini tergolong kreatif. Sadar produksi tuna di daerahnya melimpah, dia pun memelopori pembuatan makanan berbahan ikan tersebut.
Kerupuk dari tulang ikan tuna/Foto: Purwo Sumodiharjo

Bahan berikutnya yang mesti disiapkan adalah mencampur tepung terigu dan tapioka setelah sebelumnya diayak. Bahan tersebut lalu dijadikan satu dengan adonan tulang tuna untuk kemudian dicampur ulang menggunakan blender.

"Adonan tersebut diberi irisan daum bawang lalu didadar di atas teflon dengan suhu sedang," kata Sriyanti.

Jika dilihat sekilas, adonan yang sudah matang berbentuk bulat pipih mirip kue serabi. Bahan tersebut lalu dipotong-potong hingga membentuk kotak-kotak kecil dan di tata di atas anyaman bambu. Selanjutnya tinggal tahap pengeringan.

"Kalau cuaca bagus, biasanya cukup dijemur selama dua jam sudah kering," jelasnya.

Tahap terakhir adalah menggoreng dengan minyak panas, meniriskan, lalu mengemasnya dengan kantong plastik kedap udara. Tiap bungkus kerupuk tulang tuna seberat 50 gram hanya dijual seharga Rp 5 ribu. Murah kan?

Sebelum pandemi COVID-19 melanda, produk tradisional ini dipasarkan melalui kios-kios jajanan di Kota 1001 Gua. Namun belakangan penjualannya lebih banyak memanfaatkan sistem daring. Pun begitu pangsa pasarnya sudah merambah banyak daerah.

"Ada pesanan itu dari Bekasi, Jakarta, Klaten, dan Jogja. Sekali pesan gitu ya ratusan bungkus," pungkasnya.


(sun/bdh)