PDIP Siapkan Tim Senyap Lawan Gugatan Machfud Arifin-Mujiaman ke MK

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Jumat, 18 Des 2020 21:25 WIB
pdip surabaya
Foto: Istimewa
Surabaya -

PDI Perjuangan Kota Surabaya menyiapkan 'tim senyap' dari Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) untuk melawan gugatan Machfud Arifin-Mujiaman di Mahkamah Konstitusi (MK). Tim ini juga menjadi salah satu faktor pemenangan Eri Cahyadi dan Armuji di Pilkada Surabaya 2020.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono menyampaikan BSPN sudah bekerja sejak 1,5 bulan yang lalu.

"Mereka melatih para saksi sebanyak 11 ribu personel secara bergelombang di tengah pandemi COVID-19 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Setiap latihan hanya diperbolehkan 100 orang dan mereka bisa menyelesaikan itu," tuturnya usai penyerahan laporan BSPN dari rekapitulasi suara di KPU, bertempat di kantor DPC PDIP Kota Surabaya, Jumat (18/12/2020).

Acara tersebut dihadiri Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Calon Wakil Wali Kota Armuji, yang dari rekap manual KPU Kota Surabaya memenangi perolehan suara di Pilkada 9 Desember 2020.

Adi mengatakan BSPN juga membentuk kamar hitung. Para penggeraknya adalah anak-anak muda yang menguasai IT sehingga dokumen C1 berhasil direkapitulasi secara digital. Dasar itulah yang dipakai BSPN untuk mengumumkan hasil hitung riil (real count) yang memenangkan duet Eri Cahyadi dan Armuji.

"Hanya sekitar lima jam, sudah diketahui mayoritas dari C1 hasil itu kecenderungannya ke mana. Dan hasil real count BSPN itu mendekati persis hasil dari real count KPU," katanya.

"Itu yang saya banggakan dari kawan-kawan BSPN PDIP Kota Surabaya, mereka bisa bekerja cepat, solid dan mengamankan seluruh dokumen C hasil dengan orisinal," imbuhnya.

Adi mengungkapkan, sistem kerja BSPN menunjukkan bahwa PDIP adalah partai modern yang selalu menggunakan pendekatan TI dalam kerja-kerja pemenangan pemilu.

"PDI Perjuangan adalah partai pelopor, salah satunya ditunjukkan dengan kerja-kerja berbasis teknologi informasi. Kamar hitung milik BSPN PDI Perjuangan Surabaya bisa dibilang yang terdepan. Sehingga dokumen C1 itu cepat sekali kami rekapitulasi," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3