Material Vulkanik Gunung Semeru Terpantau Masih Menumpuk di Curah Kobokan

Nur Hadi Wicaksono - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 21:40 WIB
gunung semeru
Material vulkanik Gunung Semeru yang menumpuk di Curah Kobokan (Foto: Istimewa)
Lumajang -

BPBD Lumajang dan Basarnas Surabaya melakukan pemantauan udara material vulkanis Gunung Semeru di Sungai Curah Kobokan di Desa Supiturang, Pronojiwo Lumajang. Pemantauan dilakukan dengan menggunakan pesawat tanpa awak atau drone.

Dari pantauan udara, material vulkanis tersebut terlihat masih menumpuk di sepanjang sungai curah kobokan dan berpotensi terjadi banjir lahar hujan saat kawasan Gunung Semeru diguyur hujan.

"Dari pemantauan udara, material vulkanis Gunung Semeru masih menumpuk di Sungai Curah Kobokan," ujar Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang Wawan Hadi Siswoyo kepada detikcom Kamis (17/12/2020).

Pemantauan udara ini dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh dampak sekunder yang ditimbulkan dari material vulkanis tersebut jika terjadi banjir lahar hujan Gunung Semeru.

Hasil pemantauan udara tersebut akan menjadi bahan kajian petugas gabungan tanggap bencana Gunung Semeru Lumajang.

"Pemantauan udara ini dilakukan untuk melihat seberapa jauh sisa lahar di curah kobokan. Hasil pantauan udara ini akan dikaji oleh tim untuk melihat seberapa besar dampak sekunder Gunung Semeru ketika terjadi hujan terus menerus " ujar Wawan kepada detikcom, Kamis (17/12/2020).

Petugas BPBD mengimbau kepada masyarakat di bantaran sungai serta para penambang pasir untuk mewaspadai banjir lahar hujan Gunung Semeru karena hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih sering kali terjadi di kawasan Gunung Semeru.

"BPBD mengimbau kepada masyarakat dan penambang agar hati-hati karena banjir lahar masih berpotensi terjadi karena hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih sering terjadi sesuai ramalam BMKG," pungkas Wawan.

(iwd/iwd)