Kemnaker Fasilitasi Pelaku Ekonomi Kreatif Banyuwangi Bertemu Investor

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 14:59 WIB
pelaku ekonomi kreatif banyuwangi
Foto: Tangkapan layar
Program ini diikuti oleh 70 orang yang terbagi dalam tiga kelas. Kelas rintisan yang diikuti oleh 30 orang, karir 25 orang, dan mahir 15 orang.

Kelas Karir adalah anak-anak muda yang ingin memulai usaha, yang bisa diikuti mulai fresh graduate hingga mereka yang ingin memiliki usaha kreatif. Kelas Rintisan dikhusukan untuk para UMKM/Start-Up, dimana mereka sudah memiliki usaha dan ingin mengembangkan usahanya. Sementara Kelas Mahir adalah para praktisi di bidangnya, yang diharapkan menjadi pelopor dalam mentoring anak-anak muda lainnya.

"Tiga kelas ini mendapat pelatihan dan pendampingan yang berbeda-beda dari para profesional baik lokal maupun nasional," kata Vicky.

Vicky mengatakan anak-anak muda kreatif ini mendapat pelatihan dan pendampingan melalui Upschool, yang berfokus pada pelatihan peningkatan skill tematik dengan membidik mulai peserta dari lulusan baru, UMKM atau startup, dan praktisi profesional.

Setelah melalui tahapan Up-School mereka, dipertemukan langsung dengan investor melalui program Connex. Program Connex ini merupakan kanal informasi tren produk kekinian, tenaga kerja baru, penjaringan, dan penyaluran peserta pelatihan.

Di sinilah mereka mempresentasikan produknya di hadapan para investor yang terdiri dari akademisi, pengusaha/perusahaan, komunitas, pemerintah, dan media. Perusahaan yang tergabung dalam program ini di antaranya, Santara, Jagoan Indonesia, Sovantara, dan lainnya.

"Para investor inilah yang akan menjawab kendala dan yang dihadapi anak-anak muda pelaku ekonomi kreatif ini, serta memberikan solusi," jelas Vicky.

Triyan Febriandika sebagai Networking Manager Simpul Talenta menjelaskan program Up-School ini telah berjalan sejak 12 Oktober, dan sejak 5 Desember memasuki tahapan Connex. Hingga saat ini proses mentoring atau pendampingan masih terus berlangsung.

"Sudah ada anak muda Banyuwangi yang mulai menjajaki kerja sama dengan perusahaan nasional. Inilah salah satu fungsi program ini, yakni melatih dan menjembatani para pelaku ekonomi kreatif daerah dengan dunia kerja," kata Triyan.

Triyan menambahkan karena masih masa pandemi semua program dilakukan secara virtual.


(iwd/iwd)