Beredar Pesan Larangan ke Kota Malang karena Zona Hitam, Polisi Sebut Hoaks

Muhammad Aminudin - detikNews
Senin, 14 Des 2020 13:58 WIB
Beredar Pesan Larangan ke Kota Malang, Polisi: Hoaks
Foto: Tangkapan Layar
Malang -

Beredar pesan berantai berisi larangan tidak bepergian ke Kota Malang. Bagi warga yang nekat masuk Kota Malang akan dikarantina selama 14 hari.

Dalam pesan itu, imbauan larangan bepergian ke Kota Malang dan akan diterapkan karantina selama 14 hari itu, dikeluarkan Bapak Kapolresta Malang Kota. Dengan alasan Kota Malang masuk zona hitam.

Berikut isi dalam pesan berantai itu:

Pemberitahuan Buat Saudara2 smua..Untk Bsok mulai Tgl 15-25 Desember jangan Berpergian Dlu ke Kota Malang...Himbauan Bpk Kapolresta Malang ...Siapapun yg Bukan Orang Malang..klo Ada yg Masuk Ke kota Akan Dikarantina selama 14 hri. Krn Malang masuk Zona Hitam skrg 🤦♂️🤦♂️.Mohon disebarkan Ke Tetangga dn Saudara2 Anda..atau Tmn2 terdekat Di grup Anda.🙏🏻🙏🏻.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata langsung merespon beredarnya pesan berantai via aplikasi WhatsApp tersebut.

Menurut Leonardus, pesan itu merupakan berita bohong atau hoaks. Karena, pihaknya tak pernah mengeluarkan imbauan larangan bepergian ke Kota Malang. "Itu berita bohong atau hoaks," tegas Leonardus saat dikonfirmasi, Senin (14/12/2020)

Leonardus mempersilahkan bagi semua warga yang hendak bertandang ke Kota Malang. Namun, Leonardus berpesan agar selalu menerapkan protokol kesehatan.

Yakni, mencuci tangan, menjaga jarak dan selalu memakai masker. "Tidak ada larangan, silahkan berkunjung ke Kota Malang. Dengan tetap patuhi protokol kesehatan melalui 3 M, menggunakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak," ungkap Leonardus.

Polresta Malang Kota sendiri telah gencar mensosialisasikan, bahwa pesan berantai larangan bepergian ke Kota Malang dan akan menerapkan karantina 14 hari adalah hoaks.

Simak video '68 Pegawai Positif Corona, RS Arifin Nu'mang Sidrap Lockdown 2 Pekan':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2