LSI Denny JA: Ipuk-Sugirah Menang 4 dari 5 Dapil di Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 09 Des 2020 19:03 WIB
pilkada banyuwangi
Data Ipuk-Sugirah menang di 4 dari 5 dapil di Banyuwnagi versi QC LSI Denny JA (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Paslon nomor urut 02, Ipuk Fiestiandani-Sugirah, menang dalam Pilkada Banyuwangi versi quick count Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. Ipuk-Sugirah menguasai 4 daerah pemilihan (dapil) dari 5 dapil yang ada di Banyuwangi.

Hasil quick count LSI Denny JA mencatat pasangan yang diusung oleh PDIP, PPP, Nasdem, Gerindra, dan Hanura ini hanya kalah di Dapil 1 yakni, Banyuwangi, Giri, Glagah, Kalipuro, Licin, dan Wongsorejo.

"Pasangan Ipuk Fiestiandani-Sugirah hanya kalah di wilayah Dapil 1. Pasangan 01 mendapatkan 56,17 persen sementara 02 hanya mendapatkan suara 43,83 persen," ujar Imam Fauzi Surahmat, Peneliti LSI dan Coordinator Area Jawa Timur-Bali, dalam konferensi pers, yang digelar di Hotel Kookon, Rabu (9/12/2020).

Namun pasangan 02 mampu menguasai 4 dapil lain. Di antaranya dapil 2,3,4, dan 5. Wilayahnya tersebar di Blimbingsari, Kabat, Rogojampi, Singojuruh, Songgon, Cluring, Muncar, Srono, dan Tegaldlimo. Juga Bangorejo, Gambiran, Pesanggaran, Purwoharjo, Siliragung, Tegalsari, Genteng, Glenmore, Kalibaru dan Sempu.

"Dapil II Ipuk-Sugirah menang 51,44 persen sedangkan 01 hanya mendapatkan 48,56 persen. Dapil III Ipuk Fiestiandani-Sugirah unggul 55,33 persen sedangkan 01 hanya mendapatkan 44,67," tambahnya.

Sementara di Dapil IV dan V, kata Imam, pasangan Yusuf-Gus Riza mendapatkan 40,98 persen. Sementara Ipuk Fiestiandani-Sugirah mendapatkan 59,02 persen. Sedangkan Dapil V pasangan 01 45,40 persen dan pasangan 02 mendapatkan 54,50 persen.

Berdasarkan data quick count final yang dikeluarkan LSI dengan data sampel yang masuk mencalai 100 persen, data yang masuk menunjukkan, Yusuf Widyatmoko-Muhammad Riza Aziziy meraih 46,98% suara, sementara Ipuk Fiestiandani-Sugirah 53,02% suara, selisih 6,04%, dengan margin error plus minus 1 %. Tingkat partisipasi pemilih (voter's turn out) sebanyak 63,99 persen.

Imam mengatakan, dengan selisih lebih dari 1 persen, hampir dipastikan data yang dirilis LSI tidak akan banyak berubah dari hasil akhir penghitungan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) nantinya.

"Bisa kita sampaikan ini sangat bisa dipertanggungjawabkan baik secara kredibiltas dan metode ilmiah penelitian, sehingga kecil kemungkinan hasil ini berubah dari hasil yang nantinya akan dirilis KPU," kata Imam.

"Dengan demikian sudah layak untuk mengucapkan selamat kepada masyarakat Banyuwangi telah memiliki pemimpin baru, yakni Ipuk-Sugirah," kata Imam.

(iwd/iwd)