Cerita Naufal, Disabilitas yang Jadi Pengawas TPS di Pilkada Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 09 Des 2020 15:25 WIB
penyandang disabilitas pilkada banyuwangi
Wahid Naufal, penyandang disabilitas yang menjadi pengawas TPS (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Tak menyurutkan semangat karena keterbatasan fisik, Wahid Naufal bersemangat mengawal kegiatan pencoblosan Pilbup Banyuwangi 2020. Penyandang disabilitas daksa di Banyuwangi untuk mengabdi kepada negara sebagai pengawas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 09 di Desa Segobang. Bahkan ini merupakan pengalaman yang ketiga kalinya bagi Naufal bertugas sebagai P-TPS.

Dengan ketidaksempuranaannya, dia berjuang keras untuk menegakkan keadilan pemilu dalam kontestasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi Tahun 2020.

Warga Dusun Krajan Timur, Desa Segobang, Kecamatan Licin kelahiran 7 November 1993 ini memang terlahir dengan ketidaksempurnaan. Tak seperti manusia normal lainnya, Naufal dilahirkan tanpa dikaruniai kedua tangan.

"Ternyata dengan keterbatasan fisik saya mampu mengemban tugas seperti halnya orang yang bisa dianggap sempurna. Dengan Bismillah saya mengabdi untuk negara menjadi pengawas pemilu," ujarnya kepada detikcom, Rabu (9/12/2020).

Dengan penuh semangat, Naufal mencurahkan seluruh tenaganya untuk melindungi hak pilih masyarakat untuk menentukan pemimpin Banyuwangi selama 5 tahun ke depan. Sebelumnya dia pernah mengemban tugas serupa pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur Tahun 2018 dan Pemilu Tahun 2019.

"Pernah di Pilgub dan Pemilu kemarin. Ini yang ketiga kalinya," kata Naufal.

Naufal mengaku termotivasi untuk terlibat aktif sebagai penyelenggara pemilu, karena ingin mewujudkan pemilu yang adil dan berdemokrasi sesuai aturan perundangan undangan.

"Kami (kaum disabilitas) juga memiliki hak yang sama untuk berperan aktif dalam pesta demokrasi. Termasuk menjadi penyelenggara untuk menegakkan keadilan pemilu," tegasnya.

Memang diakui Naufal, Pilbup tahun ini memang berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Tugas yang diemban pengawas juga lebih berat mengingat Pilkada serentak ini dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19.

Selain memastikan hak pilih masyarakat terpenuhi, pengawas juga harus memastikan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS menerapkan protokol kesehatan ketat.

Selanjutnya
Halaman
1 2