Ratusan Anggota KPPS di Blitar Reaktif, Tak Bertugas Namun Dapat Haknya

Erliana Riady - detikNews
Sabtu, 05 Des 2020 20:39 WIB
Ratusan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pilkada Blitar reaktif saat rapid test. Mereka dilarang menjalankan tugas namun tetap mendapatkan haknya dari penyelenggaraan kontestasi pemilihan kepala daerah.
Rapid test anggota KPPS di Blitar
Blitar -

Ratusan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pilkada Blitar reaktif saat rapid test. Mereka dilarang menjalankan tugas namun tetap mendapatkan haknya dari penyelenggaraan kontestasi pemilihan kepala daerah.

Data yang dirangkum detikcom, KPU Kabupaten Blitar telah merekrut 15.946 anggota KPPS. Mereka yang akan bertugas di 2.278 TPS yang tersebar di 22 kecamatan. Selain anggota KPPS, ada juga tenaga linmas yang menjaga setiap TPS, yakni sebanyak 4.556 personel.

Sedangkan KPU Kota Blitar telah merekrut 2.331 orang. Jumlah ini terdiri atas 1.813 anggota KPPS dan 518 petugas Linmas.

Honor bagi Ketua KPPS Rp 950 ribu. Sedangkan anggota akan menerima Rp 800 ribu per hari. Lalu honor Linmas sebesar Rp 600 ribu.

Namun Pilkada yang digelar di saat pandemi COVID-19 harus memastikan keamanan kesehatan semuanya. Baik penyelenggara maupun warga yang telah punya hak pilih. Sehingga sebagai syarat KPPS dan Linmas itu bisa bertugas di TPS masing-masing, mereka harus dinyatakan bersih dari paparan virus COVID-19.

Ketua KPU Kabupaten Blitar, Hadi Santoso menyatakan, pihaknya telah melakukan rapid test massal kepada semua KPPS dan Linmas. Dan hasilnya sekitar 250 reaktif.

Selanjutnya
Halaman
1 2