Pandemi COVID-19, Pelantikan 132 Pejabat Pemkot Kediri Dilakukan Online

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 22:55 WIB
pelantikan pejabat pemkot kediri
Pejabat Kediri dilantik secara virtual (Foto: Istimewa)
Kediri -

132 pejabat di Kota Kediri dilantik. Karena dalam masa pandemi, pelantikan dilakukan secara virtual.

Mereka yang dilantik adalah pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, dan pejabat pengawas Pemerintah Kota Kediri. Pelantikan dilakukan oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Hanya 20 pejabat yang dilantik hadir di Ruang Joyoboyo Pemkot Kediri. Sedangkan 112 pejabat lainnya dilantik secara online video.

Pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan ini sebagai upaya peningkatan kinerja ASN yang mengisi sejumlah posisi kepala dinas yang kosong. Selain itu pejabat baru agar segera membuat strategi khusus untuk tugas dan jabatan yang baru.

"Saya ingin mengingatkan kepada pejabat yang baru dilantik karena ini bulan November dan banyak tugas yang harus diselesaikan maka saya minta segera diselesaikan paling tidak 3 hari. Dan segera buat strategi untuk pekerjaan yang baru. Dan bila di tempat lama masih ada tanggungan pekerjaan segera diselesaikan juga mengingat akan tutup buku. Selain itu ini masih di masa pandemi COVID-19, maka kita gelar secara online video dengan memperhatikan protokol kesehatan," kata Abu, Senin (30/11/2020).

Abu berpesan agar para pejabat yang dilantik ini dapat memberi manfaat kepada masyarakat. Selain itu, untuk segera mengatur strategi agar memiliki program-program yang menarik dan harus berdampak pada masyarakat khususnya membuat program terkait untuk peningkatan ekonomi di Kota Kediri.

"Ke depan tantangan baru untuk kita agar segera berlari. Tetap kompak, tetap harus menciptakan ide kreatif. Karena saya lihat teman-teman banyak yang sudah menciptakan ide kreatif. Di samping itu, saya minta pimpinan harus bisa membaur dengan bawahannya. Kalau bisa sampai tingkat bawah yaitu masyarakat, bila bisa terjun langsung itu lebih bagus sehingga bisa mendengarkan apa ekspektasi masyarakat," kata Abu.

"Kalau kita tahu apa yang diinginkan masyarakat, maka kita dengan mudah untuk mengintervensi dengan program-program. Kira-kira program apa yang akan kita buat ke depan dan kira-kira program apa yang bisa di-mix and match dengan dinas-dinas lainnya. Karena saat ini sudah bukan saatnya kita bersaing namun saatnya kita untuk berkolaborasi. Ego sektoral harus dibuang," pungkas Abu.

Untuk diketahui, dalam pelantikan ini pejabat yang dilantik untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ada 8 orang Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Dinkop UMTK, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Satpol PP, dan Inspektur.

Selain itu ada Jabatan Administrator yang dilantik sebanyak 36 orang, dan Jabatan Pengawas ada 88 orang.

Hadir pula dalam pelantikan ini Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Enny Endarjati, dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kediri.

(iwd/iwd)