Jelang Pilbup, Tokoh Lintas Agama Mojokerto Galakkan Iman Aman Imun

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 22:25 WIB
fkub mojokerto
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto -

Tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mojokerto menggalakkan gerakan iman aman dan imun. Mereka juga sepakat bersatu untuk menangkal radikalisme, intoleransi, serta mewujudkan Pilbup 2020 berjalan aman dan damai.

Gerakan iman aman dan imun menjadi kesepakatan bersama FKUB Kabupaten Mojokerto. Konsep ini lahir dalam diskusi bersama tokoh lintas agama dengan Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander dan Komandan Kodim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto sore tadi.

Ketua FKUB Kabupaten Mojokerto KH Abdul Adzim Alwy mengatakan, melalui gerakan iman, para tokoh lintas agama mengajak umat masing-masing untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan YME. Gerakan aman dengan menggalakkan edukasi ke masyarakat terkait pentingnya mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari COVID-19.

Mulai dari disiplin memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, hingga menjaga jarak satu sama lain. Sedangkan imun berupa gerakan meningkatkan asupan gizi, rajin berolahraga dan istirahat yang cukup.

"Tokoh-tokoh agama menyampaikan ke jemaahnya masing-masing untuk meningkatkan iman, aman dan imun. Itu yang harus betul-betul kita realisasikan dan edukasikan ke umat," kata Kiai Adzim kepada wartawan di kantor FKUB Kabupaten Mojokerto, Jalan RA Basuni, Kecamatan Sooko, Senin (30/11/2020).

Ia menjelaskan, para tokoh lintas agama juga sepakat membantu polisi dan TNI mewujudkan Pilbup Mojokerto 2020 berjalan aman, damai dan tertib. Mereka mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto menggunakan hak pilihnya 9 Desember nanti.

"Karena dalam ajaran Islam, memilih pemimpin hukumnya wajib. Saya yakin di agama lain juga sepeti itu. Memilih pemimpin sesuai hati nurani masing-masing dan saling menghormati pilihan orang lain," terang Kiai Adzim.

Bersama TNI-Polri, FKUB Kabupaten Mojokerto juga berupaya menangkal radikalisme dan intoleransi. "Mari kita jaga Bumi Majapahit dan Indonesia sebagai rumah kita. Maka jangan kita kotori. Karena kita sujud, menghirup udara dan minum di Indonesia. Cinta tanah air adalah bagian dari iman," tegas Kiai Adzim.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menyambut baik upaya FKUB membantu mewujudkan Pilbup Mojokerto aman dan damai, serta mencegah penyebaran COVID-19. Dia juga mengapresiasi tokoh lintas agama yang tetap menjaga persatuan, kerukunan dan perdamaian meski diterpa isu-isu intoleransi.

"Kami sepakat menciptakan keamanan, ketertiban dan kesejukan di Pilkada Mojokerto menjadi tugas bersama. Siapa pun yang menang adalah pilihan masyarakat," tandasnya.

(iwd/iwd)