Polisi Tegaskan Punya Bukti Kuat Kasus Suami Tewas Tergorok

Muhajir Arifin - detikNews
Sabtu, 28 Nov 2020 22:41 WIB
Suami Tewas Digorok Teman Atas Permintaan Istri
Pelaku digiring polisi (Foto: Muhajir Arifin/detikcom)
Pasuruan -

Andik Harianto (30), warga Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan menyangkal terlibat pembunuhan Eko Setyo Budi (35) warga Dusun Gunungan, Desa/Kecamatan Nguling. Meski begitu polisi bergeming.

"AH terus menyangkal. Dia tidak mengakui membunuh korban," kata Kapolsek Nguling Iptu Zudianto, saat rilis di Mapolres Pasuruan Kota, Sabtu (28/11/2020).

Zudianto menegaskan hak tersangka tak mengakui perbuatannya. Pihaknya sudah memiliki bukti yang kuat bahwa ia membunuh korban atas permintaan Silfia Anggraini, istri korban.

"Tak masalah tersangka menyangkal. Kami punya bukti kuat. Nanti akan terbuka semua di pengadilan," tandas Zudi.

Kedua tersangka, Silfia Anggraini dan Andik Harianto dijerat pasal pembunuhan berencana. "Tersangka SA dan AH disangkakan melanggar Pasal 338 dan 340 jo 55 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan berencana, ancaman hukuman maksimal 20 penjara," terang Zudianto.

Sebelumnya, Eko Setyo Budi (35) warga Dusun Gunungan, Desa/Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan, diketahui tewas di kamarnya dengan leher tersayat, Kamis (29/10) pukul 05.30 WIB. Awalnya korban dilaporkan bunuh diri oleh istrinya, Silfia Anggraini. Namun dalam proses penyelidikan, Silfia mengaku telah membunuh suaminya.

Polisi awalnya meyakini Silfia merupakan pelaku utama dan menetapkannya sebagai tersangka tunggal. Polisi bahkan sudah menggelar rekonstruksi pembunuhan dengan tersangka tunggal, Silfia Anggraini, pada tanggal 4 Nopember 2020. Silfia ketika itu sangat fasih memperagakan adegan demi adegan menghabisi suaminya. Ia menangis saat memperagakan adegan menggorok leher korban.

Andik saat itu dihadirkan sebagai saksi bersama WS dan sempat memerankan adegan tidur di salah satu kamar korban saat malam kejadian. Diketahui, Andik dan WS sering datang ke rumah korban karena merupakan teman.

Beberapa hari berselang, fakta mengejutkan terkuak dalam pengembangan kasus. Silfia akhirnya mengakui pelaku pembunuhan yakni Andik Harianto atas permintaannya. Setelah mendapat pengakuan itu, polisi melakukan pendalaman. Setelah mendapatkan dua alat bukti yang sah, polisi menetapkan Andik yang sebelumnya berstatus sebagai saksi menjadi tersangka.

(fat/fat)