Terapkan Prokes, KAI Daop 8 Buka Pemesanan Tiket Libur Natal dan Tahun Baru

Hilda Meilisa - detikNews
Jumat, 27 Nov 2020 08:20 WIB
stasiun gubeng
Stasiun Gubeng (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya -

Jelang libur panjang, PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah membuka layanan pemesanan tiket Kereta Api untuk Natal dan Tahun Baru 2021. Pemesanan kereta jarak menengah atau jauh ini bisa didapat melalui aplikasi KAI Access, situs resmi kai.id, hingga penjualan online resmi lainnya.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto mengatakan masyarakat tidak perlu ragu menaiki kereta api di tengah pandemi COVID-19. Karena, pihaknya menerapkan berbagai protokol kesehatan ketat dan disiplin sejak di stasiun hingga di atas kereta selama perjalanan.

"Pemesanan tiket sudah kami buka bagi masyarakat yang hendak bepergian pada periode liburan Natal dan Tahun baru secara online, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat," kata Suprapto di Surabaya, Jumat (27/11/2020).

Tak hanya itu, Suprapto mengatakan pihaknya hanya menjual tiket KA jarak jauh dan lokal hanya 70% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia. Hal ini untuk menciptakan physical distancing sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan No SE 14 tahun 2020 tanggal 8 Juni 2020.

"Konsistensi KAI dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kereta api telah diakui. Hal ini dibuktikan dengan didapatkannya Safe Guard Label SIBV yang sudah mengacu pada parameter yang disusun oleh ahli dan auditor Kantor Pusat BV, international best practices, World Health Organization (WHO), regulasi Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19," imbuh Suprapto.

Selain itu, Suprapto mengatakan pelanggan KA jarak jauh diharuskan dalam kondisi sehat. Yakni tidak menderita flu, pilek, batuk, demam hingga suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius. Pihaknya juga mengimbau penumpang menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket.

Tak hanya itu, penumpang juga wajib menunjukkan surat bebas COVID-19 seperti tes PCR atau rapid test yang masih berlaku atau 14 hari sejak diterbitkan. Suprapto menyebut penumpang bisa membawa surat keterangan bebas gejala seperti influenza yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit atau puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR dan/atau Rapid Test.

Kendati demikian, Suprapto menambahkan pihaknya menyediakan layanan rapid test seharga Rp 85.000 di lima stasiun. Yaitu, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Malang, Sidoarjo dan Mojokerto,

"Jika dilakukan di stasiun, masyarakat diimbau untuk melakukan rapid test setidaknya H-1 tanggal keberangkatan. Tujuannya untuk menghindari antrean dan terburu-buru pada hari keberangkatan," pesan Suprapto.

Di kesempatan yang sama, Suprapto melihat masyarakat sudah mulai kembali mempercayakan moda transportasi kereta api. Hal ini terlihat dari volume pelanggan yang menunjukkan tren positif dalam 3 bulan terakhir ini.

Misalnya pada September 293.425 penumpang per bulan, Oktober 354.695 penumpang per bulan dan November 2020 diprediksi bisa mencapai 370.000 penumpang tiap bulannya.

"Tidak perlu ragu untuk naik kereta api, karena KAI telah menerapkan berbagai protokol kesehatan secara ketat dan disiplin setiap waktu," tutup Suprapto.

Pada libur Nataru ini, PT KAI Daop 8 Surabaya dalam akan mengoperasikan 29 KA jarak menengah atau jauh reguler. Untuk stasiun keberangkatan awal dipusatkan pada 3 stasiun kelas besar, yaitu Stasiun Malang sebanyak 6 KA jarak menengah atau jauh, Stasiun Pasar Turi sebanyak 7 KA dan Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 16 KA.

Tujuan dari 29 KA jarak menengah atau jauh tersebut yakni ke arah Jakarta 12 KA, ke Bandung 5 KA, Jember atau Ketapang 7 KA, masing-masing 1 KA ke arah Cirebon, Lempuyangan, Semarang, Cilacap serta Purwokerto.

(hil/fat)