2 Rumah Warga di Sumenep Temboknya Bolong Tersambar Petir, Satu Orang Luka

Ahmad Rahman - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 21:52 WIB
rumah kesambar petir
Kamar yang temboknya bolong tersambar petir (Foto: Istimewa)
Sumenep -

Dua rumah warga di Pulau Sepangkur Besar, Desa Sabuntan, Sapeken temboknya bolong akibat disambar petir saat hujan deras. Satu pemilik rumah mengalami luka memar saat berusaha merangkul anaknya di saat kejadian.

Dua rumah yang menjadi sambaran petir tersebut milik pasutri Ahmad (30) dan Yuyun (26) dan rumah milik orang tua Yuyun, Supli (45). Saat kejadian, Ahmad dan Yuyun berada di dalam rumahnya berusaha melindungi anaknya yang masih balita dengan memeluknya.

"Korban Yuyun saat kejadian berusaha menyelamatkan anaknya, dirangkul. Yuyun mengalami luka memar di punggungnya, mungkin kena kilatan petir itu," kata Syukron, warga Sepangkur Besar, Rabu (25/11/2020).

rumah kesambar petirAtap rumah juga hancur tersambar petir (Foto: Istimewa)

Sejumlah warga menjenguk korban yang masih terbaring karena kondisinya masih syok. Sementara anaknya yang masih balita selamat tidak mengalami apa-apa.

"kondisinya syok masih terbaring di rumahnya," kata Syukron.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Ainurridha (30), ketua RT Dusun Sepangkur Besar. Peristiwa tersebut terjadi pada siang sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu sedang hujan deras disertai kilatan petir.

"kejadian musibah ini terjadi sekitar jam satu lewat, bersamaan dengan hujan deras," kata Ainurridha.

Sambaran petir yang terjadi membuat beberapa bagian tembok rumah milik Ahmad bolong. Lemari di dalam kamar hancur dan kaca jendelanya hancur semua. Atap rumah juga hancur.

"Kerugian sekitar Rp 10 jutaan," katanya.

Dusun Sepangkur Besar merupakan salah satu pulau terpencil di Desa Sabuntan, Sapeken dan termasuk kepulauan terluar di wilayah Sumenep.

(iwd/iwd)