Jawa Timur Raih Dua Penghargaan, Gubernur Khofifah Semangat Ciptakan Inovasi

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 19:53 WIB
Jatim Raih Dua Penghargaan
Gubernur Khofifah terima penghargaan (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Pemprov Jatim menyabet dua penghargaan sekaligus dari KemenPAN-RB. Hal ini memacu Gubernur Khofifah Indar Parawansa lebih bersemangat menciptakan inovasi dan pelayanan publik terbaik pada masyarakat.

Kedua penghargaan tersebut yakni Top 15 Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik 2020 Kategori Pengelola Aspek dengan Keberlanjutan Inisiatif Terbaik dan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 untuk Klinik BumDes.

"Ini menjadi pendorong semangat kita untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat," kata Khofifah melalui siaran pers yang diterima detikcom di Surabaya, Rabu (25/11/2020).

Khofifah menambahkan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan memberikan respon cepat atas pengaduan yang diberikan masyarakat, merupakan bentuk upaya realisasi jargon CETTAR yang dimiliki Pemprov Jatim.

"Sejalan dengan motto kerja ASN Pemprov Jatim Cettar yaitu Cepat, Efektif, Efisien, Tanggap, Transparan, Akuntabel dan Responsif, maka motto ini akan mengalir ke semua sendi layanan perangkat daerah. Semoga ke depan kita bisa lebih baik lagi, lebih cepat serta lebih responsif dalam memberikan layanan kepada masyarakat Jawa Timur," tambah Khofifah.

Jatim Raih Dua PenghargaanJatim Raih Dua Penghargaan/ Foto: Istimewa

Sementara itu, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengungkapkan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dan dorongan motivasi bagi penyelenggara pelayanan publik. Terlebih yang memiliki prestasi di bidang pengelolaan pengaduan pelayanan publik dan inovasi pelayanan publik.

Selain itu, penghargaan ini bertujuan memberi informasi dan mempromosikan berbagai terobosan yang dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik. Terobosan yang dilakukan juga memberi kemudahan bagi publik dalam menyalurkan aspirasi dan pengaduan pelayanan publik dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan.

"Untuk itu, Kementerian PANRB selaku instansi pembina pelayanan publik nasional selalu mendorong kementerian, lembaga dan pemerintah daerah untuk terus melakukan percepatan pelayanan publik yang memenuhi harapan masyarakat," ujar Tjahjo.

Diketahui, Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik 2020 ini merupakan ajang pemberian penghargaan kepada instansi dengan pengelolaan pengaduan pelayanan publik terbaik di Indonesia. Meski kompetisi dilaksanakan di tengah pandemi, tidak menyurutkan partisipasi peserta yang terdiri dari instansi pemerintah dan unit pengelola pelayanan.

Di tahun ketiga ini, terdapat peningkatan peserta yang signifikan pada Kompetisi yang digelar oleh Kementerian PANRB bersama Ombudsman RI (ORI) dan Kantor Staf Presiden (KSP) serta didukung oleh United States Agency for International Development (USAID) CEGAH ini.

(hil/fat)