Guru SD dan SMP di Surabaya Mulai Gelar Belajar Daring dari Sekolah

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 12:04 WIB
hari pertama guru di surabaya masuk sekolah tatap muka
Guru SD dan SMP di Surabaya mulai kembali masuk sekolah setelah beberapa bulan WFH/Foto: Deny Prastyo Utomo

Ia juga memastikan, dari 45 tenaga pengajar di SMPN 1 Surabaya tidak ada yang memiliki komorbid dan dinyatakan sehat setelah mengikuti tes swab. Sebab sebelumnya, dalam SE Wali Kota Surabaya, guru-guru yang memiliki komorbid dianjurkan untuk WFH.

"Alhamdulillah guru-guru tidak ada yang komorbid. Sebelumnya dilakukan swab dan hasilnya negatif semua. Jadi memang jika ada guru yang sakit tidak diperkenankan masuk. Alhamdulillah semua guru SMPN 1 Surabaya sehat," lanjut Suharto.

Salah seorang guru, Sri Wahyuninsih mengaku senang bisa kembali ke sekolah untuk mengajar. Secara pribadi dirinya sudah siap melakukan sekolah tatap muka.

"Alhamdulillah secara pribadi dan satuan pendidikan senang sekali saat murid diizinkan tatap muka. Karena apa pun ketika belajar daring tidak sesempurna tatap muka," kata Sri.

Menurut Sri, dalam proses belajar mengajar tidak semuanya bisa dilakukan secara online atau daring. Terutama dalam pembentukan sikap dan mengiring anak dalam melakukan analisa. Sebab dengan dilakukan secara daring, waktu akan menjadi terbatas sehingga tidak bisa sempurna.

Sri juga menyampaikan, sebelum kembali menggelar sekolah tatap muka, pihaknya beberapa kali mengikuti simulasi adaptasi baru dalam proses belajar mengajar. "Alhamdulillah sudah berkali-kali dilakukan simulasi. Karena SMPN 1 ditunjuk sebagai sekolah tangguh untuk studi banding sudah disiapkan maksimal. Insyaallah hari ini sebenarnya sudah siap," pungkas Sri.


(sun/bdh)