Round-Up

Nasib Mandor Proyek yang Tewas Dibunuh Gegara Rebut Istri Orang

Tim detikcom - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 08:59 WIB
pembunuhan di mojokerto
Jenazah korban dievakuasi (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto -

Seorang mandor proyek, Sugeng Riyanto (52) tewas dibunuh saat menyambangi istri sirinya, Anik Hariyanti (33), di Mojokerto. Mandor proyek asal Desa/Kecamatan Nguntoronadi, Magetan itu tewas setelah dibacok oleh Supriono (43), mantan suami Anik.

Pembunuhan ini terjadi di warung nasi sekaligus tempat tinggal Anik di Dusun Wonokerto, Desa Sumberwono, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

"Pelaku mendatangi rumah mantan istrinya, terjadi adu mulut dengan korban. Kemudian pelaku melakukan penganiayaan yang menewaskan korban," kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander kepada wartawan di lokasi pembunuhan, Minggu (22/11/2020).

Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini menjelaskan Supriono membacok Sugeng menggunakan sebilah celurit. Sabetan celurit pelaku mengenai dada korban. Akibatnya, mandor proyek asal Magetan itu tewas di kamar tidur istri sirinya.

"Hanya satu luka bacok dengan celurit masih menancap di dada korban," terang Dony.

Pembunuhan ini membuat Anik histeris dan beberapa kali pingsan. Ibu dua anak ini syok setelah tahu suami keduanya tewas di tangan mantan suaminya.

pembunuhan di mojokertoLokasi kejadian (Foto: Enggran Eko Budianto)

Namun pelarian Supriono tak lama. Warga yang mengetahui itu segera mengamankan buruh pabrik beton itu dan menyerahkannya ke polisi. Motif di balik pembunuhan tersebut adalah dendam. Supriono tak terima Sugeng telah merebut istrinya.

Supriono mengatakan rumah tangganya dengan Anik mulai retak sejak kehadiran Sugeng. Padahal, dia dengan Anik telah mempunyai dua anak. Yakni seorang putri kelas VIII SMP dan seorang putra kelas I SD.

"Saya sakit hati karena Anik pernah selingkuh dengan Sugeng di karaoke Mojosari akhir 2018. Saat itu dia masih resmi istri saya," kata Supriono.

Saat memergoki perselingkuhan istrinya, Supriono mengaku menegur Sugeng. Buruh pabrik beton ini meminta korban tidak merusak rumah tangganya. Karena dia dan Anik sudah mempunyai dua anak.

"Saat saya tegur, dia (Sugeng) hanya tersenyum tidak menghiraukan sehingga saya bertambah sakit hati. Akhirnya terjadi perkelahian dengan saya," ujarnya.

Simak juga video 'Saksi Mata: Janda Tewas Dibungkus Dalam Karung':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2