Kasus COVID-19 di Jatim Naik, Satgas Sebut Dampak Libur Long Weekend

Faiq Azmi - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 13:17 WIB
Satgas Kuratif COVID-19 Jatim dr Makhyan Jibril
iSatgas Kuratif COVID-19 Jatim dr Makhyan Jibril (Foto: Faiq Azm)
Surabaya -

Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Jawa Timur dalam empat hari terakhir mengalami kenaikan. Anggota Satgas Kuratif COVID-19 Jatim, dr Makhyan Jibril menyebut naiknya kasus karena dampak long weekend akhir Oktober hingga klaster keluarga.

"Analisis sementara memang karena dampak dari long weekend akhir Oktober lalu. Dari semua provinsi memang terjadi kenaikan pasca long weekend karena mobilitas penduduk naik," ujar Jibril saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (22/11/2020).

Data dari Satgas COVID-19 Jatim, tambahan kasus positif COVID-19 di Jatim dalam empat hari terakhir lebih dari 300 kasus tiap harinya. Dimulai pada Rabu (18/11), tercatat ada 471 kasus baru.

Kemudian pada Kamis (19/11), bertambah 425 kasus baru. Lalu Jumat (20/11), bertambah 379 kasus baru. Dan pada Sabtu (21/11), ada 343 kasus baru.

Jibril menyatakan mobilitas penduduk saat long weekend beberapa waktu lalu cukup berpengaruh dalam penambahan kasus COVID-19 di Jatim.

Dirinya juga menyoroti dua daerah di Jatim yang mengalami kenaikan kasus signifikan. Yakni Lumajang dan Jember.

"Jadi Lumajang dan Jember ini naik cukup banyak beberapa hari ini, kebanyakan memang dari kluster keluarga yang diduga berinteraksi saat long weekend," imbuhnya.

Dari data hingga Sabtu (21/11), jumlah kasus kumulatif terkonfirmasi positif COVID-19 di Jatim berjumlah 58.384 kasus. 2.563 kasus di antaranya masih aktfi/dalam masa perawatan. Sedangkan jumlah pasien sembuh berjumlah 51.696 dan pasien meninggal dunia berjumlah 4.125 kasus.

Tonton video 'Keprihatinan Warga Melihat Kasus Corona Harian di DKI Pecah Rekor':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)